“Menjadi bagian dari perjalanan Komplek Q yang akan menginjak usia ke-29 tahun adalah hal yang membanggakan nan menyenangkan. Banyak cerita terukir dan pelajaran hidup yang tak sedikit, yang diramu dengan baik di sini, di Komplek Q.”

Untuk mencapai usia 29 tahun, tidaklah dapat dikatakan mudah bagi Pondok Pesantren  Al-Munawwir Komplek Q Krapyak. Kesulitan hingga tumpahan air mata, menjadi “teman setia” dalam menyusuri pahit getir perjalanan. Namun, dari hadirnya teman setia tersebut, menjadikan Komplek Q terus berbenah diri dan semakin meneguhkan pondasi dalam upaya mengembangkan pesantren sesuai dengan keadaan dan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pesantren. Al mukhafatdhat ‘ala qodimis sholih wal akhdu bil jadidil ashlah. Memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. Tentu hal ini tak luput juga dari keterlibatan banyak pihak, khususnya para Pengasuh dan guru, semua itu dibalut rapih dengan wujud keikhlasan dari perjuangan yang tak mengenal kata lelah.

Sebagai santri yang sudah lebih dari lima tahun belajar di Komplek Q, setidaknya banyak pembelajaran yang saya terima, walaupun, saya tidak menangi sosok sang pendiri, Bapak Ahmad Warson Munawwir. Di bawah kepemimpinan Ibuk, Nyai Khusnul Khotimah Warson, saya merasakan bagaimana romansa kepemimpinan Bapak masih mengalir hingga saat ini. Hal ini tergambarkan dari bagaimana Ibuk melatih kami agar menjadi santri yang mandiri dan pintar. Nilai-nilai demokrasi pun juga dipupuk di Komplek Q. Adanya kepengurusan yang bersifat otonom, merupakan bukti bahwa Ibuk, selaku figur dalam menuntun dan mengarahkan, memberi kesempatan seluas-luasnya kepada santri untuk berekspresi tanpa keluar dari koridor kebaikan. Maka tak jarang, jika kami, para santri, akan mengadakan kegiatan di pondok kemudian sowan ke Ibuk , Ibuk selalu berpesan, “pokoke aku ki manut kowe, sing penting awakmu gelem tanggung jawab lan ikhlas dalam berkhidmah kepada pondok, InsyaAllah berkah.”

Tidak heran dengan didikan bapak dan ibu yang seperti itu, pondok pesantren ini telah melahirkan banyak generasi islami yang menyebar di berbagai lini kehidupan. Dari pendidikan, politik, hingga menjadi pengusaha. dengan meneyebarnya alumni ini, ilmu yang telah diajarkan oleh bapak akan menular ke banyak tempat. Tentunya ini menjadi ladang pahala bagi guru-guru kita semua.

Kisah di atas, mungkin hanya setitik dari ribuan kisah kebanggaan yang ada di rumah kami, Komplek Q. Momentum hari lahir Komplek Q yang ke-29 ini, diharapkan menjadi momentum kebangkitan dalam merefleksi nilai-nilai luhur pesantren. Semoga kedepannya, Komplek Q Al-Munawwir semakin jaya dan mampu melahirkan generasi-generasi islami yang berbudi pekerti. Amin.

 

Malpha Della Thalita (Ketua Pondok Periode 2018-2019)

Leave a Comment