Apa itu sabar? Sabar bukanlah suatu sifat yang ditandai dengan seseorang yang selalu mengalah, tidak pernah membantah, selalu mengikuti arus tanpa berpikir, jika sabar diuraikan demikian maka sabar hanyalah untuk orang-orang yang lemah, tidak punya pendirian, mudah dikelabuhi dan lainnya. Lalu apa itu sabar? Sabar berasal dari kata الصبر dengan makna tahan, namun tahan disini berarti tahan yang mana justru membuat kita kuat dan tahan banting. Seperti dalam surat al baqarah 249:

قَالَ ٱلَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُم مُّلَٰقُوا۟ ٱللَّهِ كَم مِّن فِئَةٍ قَلِيلَةٍ غَلَبَتْ فِئَةً كَثِيرَةًۢ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ

“Mereka yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata: betapa banyak kelompok kecil bisa mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah. Dan Allah bersama orang-orang yang sabar.”

Sabar bukanlah untuk orang yang lemah dan kalah, justru sabar adalah sifat bagi para pemenang yang selalu unggul. Sabar merupakan suatu sifat yang sangat penting dalam ajaran islam, bahkan dengan sabar dijadikan oleh Allah sebagai salah satu sebab mendapatkannya pertolongan dari Allah.

Kita hidup di dunia ini pastinya mempunyai keinginan, cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai. Lalu bagaimana jika ternyata semua yang sudah kita rencanakan tidak sesuai dengan yang diharapkan? Maka hanya sabar dan tawakallah yang membuat kita tetap beriman dengan Allah. Jika kita sudah tidak memiliki sifat sabar dalam hidup kita tentu kita akan selalu merasa frustasi dan stress karena tidak tahan dengan semua cobaan. Sedangkan Allah menguji umatnya dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan (al-baqarah:2).

Maka orang-orang yang sabar dengan segala cobaan yang Allah berikan kepada hambanya patut disebut sebagai orang mukmin. Orang mukmin ialah manusia selalu dalam kondisi baik dalam keadaan senang maupun kesulitan. Seperti dalam hadist:
ان أصابته سراء شكر فكان حيرا له و إن أصابته ضراء فكان خيرا له

“Seorang mukmin itu apabila mendapat kesenangan maka ia bersyukur, karena bersyukur itu lebih baik baginya, dan bila ditimpa sesuatu kesulitan maka ia bersabar karena sabar itu lebih baik baginya” (HR. Muslim).

Dalam kitab ihya ulumuddin, al-Ghazali menjelaskan bahwa sabar mempunyai berbagai macam hukum, karena ada beberapa waktu yang menjadikan sabar justru tidak baik dan kurang tepat. Ada sabar wajib, sunah, dan haram. Sabar wajib adalah sabar yang mana dapat menahan diri dari segala sesuatu yang dilarang syariat. Lalu sabar sunnah yaitu sabar yang dapat menahan diri dari sesuatu yang makruh. Sedangkan sabar haram adalah ketika kita menahan diri dari sesuatu yang membahayakan dan telarang, seperti contoh ketika kita melihat saudara kita disiksa dan kita hanya bersabar dengan berdiam diri tanpa melalukan sesuatu untuk membantunya. Maka di sini bisa dipahami bahwa sabar tentu ada tempatnya.

Dengan sedikitnya kita tau tentang apa itu sabar semoga kita menjadi bagian dari orang-orang yang sabar. Orang-orang yang tidak pernah mengeluh kecuali hanya dengan Allah SWT. Dan semoga Allah selalu memberikan kita kekuatan lahir batin untuk menghadapi ujian dan cobaan yang diberikan Allah SWT.

Sumber:

Oleh: Taqiya Putri

Foto: by Matheus Ferrero on Unsplash

Leave a Comment