Acara Harlah ke-30 Komplek Q telah resmi dibuka pada (8/9) oleh pengasuh. Usai acara pembukaan dilanjutkan acara pameran foto dan Workshop Binding Book. Workshop ini diikuti oleh 30 peserta yang dipandu oleh Luai Ihsani Fahmi di Musala Barat.

Sebelumnya, Luai menjelaskan beberapa macam buku jilid, yaitu jilid spiral, jilid benang, dan jilid kawat. Nah, buku jilid yang akan dibuat adalah jilid benang. Adapun tekniknya ada beberapa macam, yaitu copstic stitch, kettle stitch, japanese binding, perfect bound binding, single sheet binding, dan lain-lain. Dan teknik yang akan digunakan pada workshop ini adalah copstic stitch.

“Nah, nanti binding book ini bisa jadi buku kuliah kalian. Kalo aku biasanya juga kuliah pake binding book dari hasil tangan sendiri, jadi lebih semangat!”, tuturnya.

Adapun alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat binding book ini yaitu, kertas karton untuk cover, kertas hvs untuk isi, benang kasur, dan jarum. Cukup sederhana bukan? Dan untuk acara workshop ini alat dan bahan telah disediakan oleh panitia.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti workshop. Selain mereka mendapatkan ilmu gratis, hasil binding book ini menjadi milik masing-masing peserta.

“Workshop binding book sama dengan workshop kesabaran.”, celetuk salah satu peserta.

Memang proses pembuatan binding book ini membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Perlu kehati-hatian karena jika terlalu keras kertas bisa sobek. Bahkan dalam workshop ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam pengerjaan.

Akhirnya workshop berlangsung lancar dan peserta terlihat bahagia karena telah berhasil menyelesaikan binding book mereka dan sebuah kepuasan karena memiliki buku karya tangan sendiri.

Asmak Anisah

Leave a Comment