Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak ditunjuk oleh Kecamatan Sewon sebagai pondok yang mampu berpartisipasi dalam penilaian pondok pesantren berwawasan lingkungan. Penilaian sekaligus evaluasi ini membuahkan hasil yang menakjubkan. Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak menjadi juara 1 Pondok Pesantren Berwawasan Lingkungan Tingkat Kabupaten Bantul (Pondok Pesantren yang telah melakukan pengelolaan sampah dengan baik dan benar).

“Hadiah berupa uang pembinaan sebesar 6 juta potong pajak dan ditransfer ke rekening Pondok Pesantren Al Munawwir Krapyak. Untuk selanjutnya Pondok Al Munawwir Krapyak pada tahun 2020 berhak maju lomba ke tingkat Propinsi DIY.” (sumber: https://kec-sewon.bantulkab.go.id/berita/2019/11/pondok-pesantren-al-munawwir-krapyak-menjadi-juara-i-pondok-pesantren-berwawasan-lingkungan-tingkat-kabupaten-bantul)

Kegiatan penilaian dilakukan pada Selasa (12/11) oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kementrian Agama dan beberapa pegawai Kecamatan Sewon dengan lokasi survei PP Al Munawwir Krapyak—salah satunya yaitu komplek Q. Sorotan utamanya pada pengelolaan bank sampah yang sudah berjalan hampir satu tahun di Komplek Q.

Menurut Dian Wisnu Saputro selaku koordinator DLH, Komplek Q menjadi pondok yang dipilih dan disoroti perihal bank sampah mengingat bank sampah hanya berjalan dibeberapa pondok seperti Kompek IJ dan Komplek Q. “Sebenarnya bank sampah bukan tujuan utama, yang terpenting adalah santri sadar lingkungan. Nah, bank sampah membantu proses sadar lingkungan,” ungkapnya.

“Bagus, artinya pesantren punya peran untuk menyelamatkan lingkungan. Dengan prestasi ini, menjadi cambuk baik untuk Divisi Ekonomi dan Kebersihan, juga bagi semua santri untuk lebih giat memilah bank sampah. Hasil bank sampah ini dari, oleh, dan untuk kita.”” tanggap Hafidhoh selaku Lurah Komplek Q terkait dengan prestasi ini.

Oleh: Erfika Qotrunada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *