Minggu (24/11) Forum Komunikasi (FORKOM) Santri Mahasiswa Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta menyelenggarakan Talkshow dengan tema Mencintai Perbedaan “Menghadapi Keberagaman Narasi Keislaman di Media Digital.”

Talkshow tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Sayid Husein Ja’far Al Hadar (Content Creator “Jeda Nulis”) dan Widyawan, Ph.D (Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Direktur DSSDI UGM).

Acara yang berlangsung di Aula Komplek H ini dihadiri oleh sekitar 60 santri mahasiswa yang terdiri dari santri putra dan santri putri Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Acara ini dibuka dengan pembacaan ummul kitab dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Yalal Wathon. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan santri pelajar Yayasan Ali Maksum yaitu menarikan Tari Ratoh Jaroe yang merupakan tari tradisional provinsi Aceh.

Pada kesempatan kali ini, Gus Widy memberikan sambutan mewakili pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta yang tengah berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Gus Widy menyampaikan beberapa patah kata dan dukungannya terhadap acara Tlakshow tersebut.

“Talkshow seperti ini penting dalam konteks keislaman untuk menangkal pengaruh radikalisme,” ungkapnya.

Talkshow yang dimoderatori oleh Lady Usria (santri Komplek Hindun) ini berjalan dengan baik. Didukung dengan dua narasumber yang mumpuni serta keaktifan para santri untuk bertanya guna memperoleh lebih banyak ilmu dari kedua narasumber.

Oleh: Dewi Habibatul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *