Hari Literasi Internasional (International Literacy Day/ILD) atau Hari Aksara Internasional/Sedunia (HAI) atau Hari Melek Huruf Internasional, yang diperingati setiap tanggal 8 September, merupakan hari yang diumumkan oleh UNESCO pada 17 November 1965 sebagai peringatan untuk menjaga pentingnya melek huruf bagi setiap manusia, komunitas, dan masyarakat. 

Peringatan Hari Aksara Internasional terus dilakukan untuk menjaga kesadaran pentingnya melek huruf bagi manusia sehingga dapat terus memajukan agenda literasi menuju masyarakat yang lebih melek huruf dan berkelanjutan.

Tahun ini merupakan peringatan hari aksara internasional yang ke-55. Tema yang diusung UNESCO adalah “Literacy Teaching and Learning in The Covid-19 Crisis and Beyond with a Particular Focus on The Role of Educators and Changing Pedagogies.” 

Pada intinya, isu hari aksara tahun ini akan fokus pada pengajaran dan pembelajaran literasi dalam krisis Covid-19 dengan fokus pada peran pengajar dan perubahan pedagogi atau strategi dalam mengajar. Mengingat krisis Covid-19 masih melanda dunia, maka terdapat perubahan dalam mengajar dan pembelajaran. Oleh karenanya, penting bagi kita semua menyadari bahwa perubahan ini merupakan hal serius yang berdampak bagi masyarakat, terutama bagi orang yang buta huruf, mereka pasti akan merasa kesulitan.

Indonesia juga turut merayakan peringatan Hari Aksara Internasional. Pada tahun ini, Kemendikbud melalui Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kemendikbud—Jumeri, mengatakan tema peringatan HAI tahun ini “Pembelajaran Literasi di Masa Pandemi COVID-19, Momentum Perubahan Paradigma Pendidikan”. Dengan tema ini, diharapkan program pendidikan keaksaraan dapat menjadi lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. 

Peringatan Hari Aksara Internasional 2020 akan diselenggarakan secara webinar dan disiarkan secara langsung melalui media sosial Kemendikbud, TV Edukasi, dan media sosial Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus. 

Selamat Hari Aksara Internasional! Salurkan energi-energi baik sebagai wujud untuk memberantas buta huruf. Jangan berhenti sebatas bisa membaca huruf saja, namun kita juga perlu memiliki kemampuan berbahasa.

Oleh: paus

Sumber:

Leave a Comment