Krapyak – Pembacaan Qosidah Burdah turut menyemarakkan peringatan Haul Almaghfurlah Simbah KH. M. Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-80. Acara rutin ini dilaksanakan menjelang puncak haul sebagai wujud cinta mahabbah kepada Kanjeng Rasul Muhammad SAW rangkap dengan Mbah munawwir. Bertempat di halaman pesantren, acara dihadiri oleh ratusan santri, para pengasuh serta tamu undangan. Tahun ini Pondok Pesantren Al-Munawwir

Krapyak – Memasuki majlis haul, acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan pembacaan syair almunawwiriyyah. Setelah itu sambutan-sambutan. Sambutan pertama atas nama keluarga disampaikan oleh KH Abdul Hamid AQ. Dalam sambutannya beliau menyampaikan apabila ada kekurangan bagi bapak dan ibu, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Serta kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang terlibat menyukseskan

(31/1) – Simaan Al-Quran oleh Himpunan Alumni Komplek Q PP Al-Munawwir (Halqimuna) dan Madrasah Tahfidz Al Munawwir Komplek Q dalam rangka Haul Almaghfurlah KH Ahmad Warson Munawwir yang ke 7  dan Haul Almaghfurlah KH M Munawwir bin Abdullah Rosyad yang ke-81 dibuka pagi tadi ba’da subuh dengan pembacaan hadloroh oleh Ibu Nyai Hj Khusnul Khotimah Warson. Pembacaan

Almunawwir.com – Adanya peringatan haul sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Saw, adanya para wali, kemudian turun-temurun hingga saat ini sampai generasi para ulama. Seperti peringatan Haul Mbah Warson sekarang ini. Pernyataan itu disampaikan oleh KH Ahmad Muwafiq dalam acara peringatan Haul KH Ahmad Warson Munawwir, Ahad malam (2/2) bertempat di halaman Pondok Pesantren Almunawwir Komplek Q. Haul

Salawat Burdah merupakan sholawat yang tak asing di kalangan masyarakat Islam. Menurut KH. Afif Muhammad, salawat ini adalah salawat yang dapat diterima oleh berbagai masyarakat Islam di dunia. Pasalnya kebanyakan dari mereka adalah pengamal tasawuf dan tarekat, yang mana di dalam kitab B urdah terdapat hal-hal yang berhubungan dengan amalan tersebut. Kitab Burdah merupakan karya syair yang

“Warson gawe apa Cung? Kowe gawe kamus sing tenanan yo. Ora kena gawe kamus mung elek-elekan. Mbok cetak terus kok dol. Kudu sing apik tenan. Mengko nak ana sing ra ngerti takono aku.” (K.H Ali Maksum) Lahirnya kamus Al-Munawwir merupakan salah satu bukti kemampuan bahasa Arab Kyai Warson yang mumpuni. Hal ini tentu tak lepas dari gemblengan

“Substansi sholat adalah dzikrullah. Substansi haul adalah dzikrulmaut. Makanya kalau ada haul itu untuk mengingat kematian.” Pernyataan tersebut diungkapkan oleh K.H. Agoes Ali Masyhuri dalam peringatan haul ke-81 K.H. M. Moenawwir pada (4/2) di PP. Al-Munawwir, Krapyak. Banyak orang berumur panjang, namun manfaatnya kurang. Banyak orang berumur singkat, namun padat amal salihnya. Seperti hadis Nabi, “Sebaik-baik manusia

Krapyak – Mbah Munawwir iku termasuk ulama yang menjaga salat lima waktu. Mbah Munawwir tidak memberi ijazah kecuali kepada santri yang menjaga jama’ah salat lima waktu. “Salat jamaah itu buat memimpin Indonesia. Jama’ah itu bisa menjadi leadership training,” tutur KH Muhammad Mukti selaku pengisi mauidhoh hasanah pada pengajian haul al Maghfurlah KH M Moenawwir bin Abdullah Rosyad