17 Januari 2019, Malam itu dalam keheningannya diruak kan dengan lantunan ayat ayat quran yang menggema disekitar musholla Barat. Tiap tiap santri dengan sungguh-sungguh dan lantang mulai menyiapkan diri untuk partisipasi terbaiknya dalam haflah khotmil Qur’an Februari mendatang. Salah satu dari mereka adalah Siti Lam’atun, yang akrab sekali dipanggil Mbak Atun yang merupakan salah satu santri yang

Krapyak – Pembacaan Qosidah Burdah turut menyemarakkan peringatan Haul Almaghfurlah Simbah KH. M. Munawwir bin Abdullah Rosyad ke-80. Acara rutin ini dilaksanakan menjelang puncak haul sebagai wujud cinta mahabbah kepada Kanjeng Rasul Muhammad SAW rangkap dengan Mbah munawwir. Bertempat di halaman pesantren, acara dihadiri oleh ratusan santri, para pengasuh serta tamu undangan. Tahun ini Pondok Pesantren Al-Munawwir

Hujan tak terlalu deras membasahi bumi Krapyak pada malam Selasa, 21 Januari 2019. Akan tetapi, hal tersebut tak menghalangi para santri untuk melangkahkan kaki ke Musholla Barat (musbar). Sejak November, mereka telah melakukan latihan khataman. Memasuki Januari porsi latihan semakin bertambah, dari yang hanya tiga kali seminggu, menjadi enam kali dalam seminggu. Diantara para santri yang mengikuti

Senin (3/2), mengiringi rangkaian Semarak Haul, PP. Al Munawwir Komplek Q gelar Haflah Khotmil Qur’an Madrasah Tahfidz Putri Anak (MTPA) dan Santunan Anak Yatim. Acara dilaksanakan pada malam hari di halaman PP. Al Munawwir Komplek Q. Sesi pertama yaitu Santunan Anak Yatim dari Majlis Ta’lim An Nisa Krapyak Wetan. Santunan diserahkan langsung oleh Ibu Nyai Hj. Ati

Gus Hilmi Muhammad berkesempatan mengisi mauidzo hasanah dalam peringatan Haul Almagfurlah K.H. A. Warson Munawwir yang Ke-6. Kepala Madrasah MA Ali Maksum tersebut menyampaikan beberapa cerita mengenai almarhum, dari cara berpakainnya, organisasi, hingga cerita mengenai perjalanan sebuah maha karya, Kamus Al Munawwir yang mendunia. Rabu, 12 Februari 2019 sore sekitar pukul 16.00 mendung mewarnai langit Krapyak. Tepat

Dalam Forum Diskusi Santri Millennial (FDSM) edisi 7 November 2018, Cucun Nur Kumala selaku Wakil Ketua III Pengurus Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q menyampaikan mengenai seberapa jauh persiapan menuju Khataman 2019. Santri yang akrab disapa Cucun ini mengatakan bahwa untuk saat ini belum bisa megukur seberapa jauh panitia menyiapkan perhelatan Khataman tahun depan. “ Belum ada

Siang yang cukup mengharukan sama seperti tahun-tahun sebelumnya Pesantren Hamilul Qur’an rutin mengadakan acara Khotmil Qur’an bagi para santri yang telah mencapai target hafalan baik 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Acara tersebut dihadiri oleh para kiai dan nyai, serta wali santri baik dari para khotimat maupun masyarakat sekitar. Tangispun pecah saat nama-nama para khotimat maju

Salawat Burdah merupakan sholawat yang tak asing di kalangan masyarakat Islam. Menurut KH. Afif Muhammad, salawat ini adalah salawat yang dapat diterima oleh berbagai masyarakat Islam di dunia. Pasalnya kebanyakan dari mereka adalah pengamal tasawuf dan tarekat, yang mana di dalam kitab B urdah terdapat hal-hal yang berhubungan dengan amalan tersebut. Kitab Burdah merupakan karya syair yang

Menjelang khataman yang semakin dekat, berbagai persiapan semakin ditingkatkan. Mulanya, latihan khataman hanya dilakukan tiga kali dalam seminggu, yaitu Jumat, Sabtu, dan Minggu malam. Setelahnya, latihan menjadi rutin setiap hari kecuali malam Jumat. Per Januari ini, latihan juga dilakukan gabungan antara khotimat Juz ‘Amma, Bin Nadzri, 15 Juz Bil Hifdzi, dan 30 Juz Bil Hifdzi. Menurut Faila

  • 1
  • 2