Sejumlah santri Komplek Q turut serta memeriahkan Grebeg Santri pada Minggu (13/10) di Malioboro. Grebeg ini merupakan rangkaian peringatan hari santri yang diselenggarakan oleh PWNU DI Yogyakarta.

Grebeg santri tahun ini bertemakan “Santri Nyawiji Indonesia Gumregah” yang mana bisa dimaknai ketika santri bersatu maka masalah apapun bisa diminimalisasi.  Grebeg santri diikuti oleh seluruh pondok pesantren yang ada di Yogyakarta. Tiap kontingen santri mengenakan berbagai macam atribut dan menampilkan  maskot masing-masing dengan berbagai kreativitas.

Penyelenggaran tahun ini merupakan tahun pertama Komplek Q dapat berpartisipasi, artinya tahun ini menjadi pengalaman baru bagi santri-santri Kompek Q mengikuti Grebeg Santri. Meskipun begitu, tidak mengurangi semangat sekitar tujuh puluh santri dalam melaksanakan Grebeg dari Parkiran Abu Bakar Ali ke Alun-Alun Utara.

Mengusung tema “Jejak Pionir Kamus Al-Munnawwir,” komplek Q  seakan menunjukkan identitasnya sebagai pesantren yang  pengasuhnya merupakan pionir Kamus Al-Munawwrir—KH. A. Warson Munawwir—sekaligus mengenalkan kepada masyarakat bahwa kamus ini sangat populer di kalangan santri.

“Dengan tema yang diusung, harapan  kami adalah dapat memberikan semangat belajar bagi kami dan santri-santri yang lain dan berkat jasa beliau (K.H. Ahmad Warson Munawwir)  melalui karyanya yang fenomenal ini dapat membantu dan memudahkan kita dalam mempelajari agama,” ungkap Labibah selaku koordinator Komplek Q.

 

Oleh: Anu’ma Syifaus S

Leave a Comment