Al Munawwir Komplek Q

Siapa yang menyangka, sebuah masjid peninggalan Kerajaan Mataram Islam dibangun dengan bantuan masyarakat dari latar belakang agama yang berbeda? Berdiri sejak tahun 1587, Masjid Gedhe Mataram Kotagede masih berdiri kokoh sebagai bukti indahnya kerukunan dan toleransi masyarakat Islam dan Hindu yang masih terjaga utuh hingga kini.  Pendirian Masjid Gedhe Mataram

Kotagede, 14 Juni 2026 – Divisi Media dan Publikasi (DMP) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menyelenggarakan praktik lapangan di kawasan Masjid Gedhe Mataram pada Ahad (14/6). Kegiatan ini merupakan hari ketiga sekaligus penutup dari rangkaian Latihan Dasar Media (LDM) yang berlangsung sejak 12 Juni 2026. Sebanyak 26 peserta turut serta

Momen penting kembali hadir di Yayasan Pondok Pesantren El Muna-Q. Mutakhorijat MI TQ (Tahfidzul Qur’an) angkatan ke-III dan MTs TQ angkatan ke-IV pada hari Sabtu, 6 Juni 2026 telah resmi diwisuda. Acara ini diselenggarakan di Hall Lantai 5, Gedung Terpadu Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta. Mulai terdengar lagu Hymne Madrasah

Berkunjung dan beribadah ke Baitullah adalah impian setiap muslim, termasuk melaksanakan ibadah haji. Selain sebagai rukun Islam kelima, ibadah haji memiliki hikmah spiritual yang sangat besar, diantaranya adalah bentuk penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), penghambaan, dan taqarrub ilallah. Seringkali kita merasa sepi dan berusaha mencari kebahagiaan pada makhluk, mencari obat atas

10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah merupakan hari penuh kebahagiaan bertabur kegembiraan bagi umat Islam di penjuru dunia, para muslimin dan muslimah saling mengumandangkan takbir seraya berdoa “semoga hari raya tahun ini dikelilingi berkah dan nikmat tiada tara”. Di lingkungan Pondok Pesantren Krapyak sendiri, santri Krapyak menyemarakkannya dengan parade takbir keliling bersama.

Wisuda Madrasah Aliyah Tahfidz Al Qur’an (MA TQ) El Muna Q angkatan pertama menjadi momentum yang mengisi tangki cinta segenap pengasuh, pembimbing, guru, wali wisudawati dan seluruh tamu undangan. The Alana Malioboro menjadi saksi hasil perjuangan, dedikasi, dan keikhlasan murobbi ruhi kami dalam mengantarkan para wisudawati sampai di titik ini.

“Maulana Rumi telah menyulap bumiku menjadi permata; dari tanah liatku, ia membentuk semesta laksana surga.” Begitulah ungkapan Muhammad Iqbal sebagai pengantar memasuki dunia Fihi Ma Fihi, sebuah karya yang tidak sekadar untuk dibaca, tetapi untuk direnungi. Sebuah buku yang mengarungi samudera kebijaksanaan yang di dalamnya terkandung  71 pasal. Setiap pasal

Tumpukan sampah dimana-mana. Di pinggir jalan, di atas flyover, di dekat stasiun dan fasilitas umum, di dekat stadion, di dekat pusat kuliner, bahkan di dekat destinasi wisata yang notabene adalah kebanggaan Kota Yogyakarta. Sungguh suatu pemandangan yang memprihatinkan. Belum lagi bau tidak sedap yang ditimbulkan. Semboyan “Yogyakarta Berhati Nyaman” yang

Jika Indonesia punya Kartini sebagai perempuan penggerak emansipasi wanita, maka pesantren juga punya perempuan hebat penggerak berdirinya pondok pesantren putri pertama di Indonesia. Siapakah perempuan hebat dibalik perjuangan ini? Beliau adalah Nyai Hj. Nur Khodijah, sosok hebat yang menginisiasi berdirinya Pondok Pesantren Putri pertama di Indonesia. Berbekal izin dari sang