Al Munawwir Komplek Q

Mengabdi adalah kata yang tak berbatas pada profesi. Mengabdi adalah nafas yang dimaknai. Mengabdi adalah memberi yang seluruh. Menyerahkan yang segala. Tak membahas batas minimal atau maksimal. Tak menghitung jumlah atau bilangan. Mengabdi adalah mengikat perihal sabar, syukur, dan ikhlas. Tak mengungkit kata balas. Tak menagih yang terlepas. Meski mengabdi

Ada cerita menarik yang semoga dapat dijadikan sebuah inspirasi oleh para santri yang sedang berproses untuk mencari ilmu. Diceritakan oleh Gus Dhiyaul Lamik Parakan Temanggung, kisah ini datang dari seorang Kiai terkenal akan keilmuan, kealiman dan kezuhudannya yaitu Kiai Muntaha Purwodadi. Diceritakan bahwa Kiai Muntaha Purwodadi merupakan salah satu murid

Masih ku ingat betul langit hitam di pagi Jum’at Di 18 April 2013 Selepas shubuh yang masih remang kami berkumpul di ruang kosong yang penuh Semua sesak berjama’ah Menyeka ujung mata masing-masing Tidak ada kompromi, namun seperti sudah ada komunikasi dalam hati ke hati Suasana menjadi tidak menyenangkan, Pikiran medadak

Hanya senja Yang tersenyum di ufuk barat Sambil malu-malu Membantuku mengeja aksara demi aksara Perihal intuisi puisi berujung ilusi Terhanyut lembut menjemput imajinasi   Hanya senja Yang paling setia menanti malam Untuk membawanya tenggelam Ke dasar alam yang seolah karam Bertenang hati mengusir suram   Hanya senja Yang paling lihai

“Wong sing rentan sakit iku mesti mergo nduwe kebiasaan sing elek. Contohe geh niku, seneng turu bar Subuh utowo turu bar Ashar. Mulakno aku ra tau turu wayah ngono, tak enggo ngopo-ngopo kek ngaji nderes. Sanajan aku melek soko jam 2, bar Subuh tetep ora turu, turune mengko seurunge Dhuhur.

Selain menahan diri dari sesuatu yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari, niat menjadi salah satu rukun puasa. Oleh karena itu, niat berpuasa merupakan sesuatu yang tidak boleh ditinggalkan oleh orang yang berpuasa. Terlebih, dalam melaksanakan puasa Ramadan. Dalam perspektif fikih formal (hukum), niat akan menentukan sah

Hari ini, tanggal 9 September masyarakat Indonesia memperingatinya sebagai Hari Olahraga Nasional atau yang disingkat dengan Haornas. Sebagian masyarakat mungkin belum mengetahui sejarah ditetapkannya Haornas ini. Pencetusan Haornas di Indonesia  berawal dari diselenggarakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) I pada 9 – 12 September 1948 di kota Surakarta atau yang biasa

Oleh : Ustadz Agus Najib Pertanyaan    : Bagaimanakah ketentuan fiqh jika wanita menutupi wajahnya dengan memakai cadar ketika shalat ? Jawaban:  Makruh menutupi wajahnya ketika shalat kecuali bila berada di kalangan banyak laki-laki ajnabi maka wajib menutupi wajahnya dengan cadar jika dikhawatirkan akan terjadi fitnah. Ta’bir: Kifaayatul Akhyaar: ويُكره أن

Aku mengenal sosok panutan Yang sering dipanggil Bapak Dalam setiap kisah yang tertulis Pada lembaran kenangan bersamanya   Tidak dapat dipungkiri, Kisah Bapak membawa haru bagiku Membuat aku ingin menemuinya Melihat dan menyapa secara langsung   Tapi semua itu khayalan belaka Saat ini, semua hanya tinggal cerita Menyapa dengan senyum