Terukir Murni
Petikan buaian rindu Takkan memudar terbawa arus pilu Kini sedang menunggu Bingkaian cinta permata kalbu Rasulullah Elok namamu kan kokoh Terukir dalam pahatan diri Tak hilang walau waktu tlah pergi Kau sebuah cahaya dari beribu cahaya Manusia terpilih, manusia pengasih Pada siapa saja tanpa pilih kasih Seberapa beruntungnya diri Slalu Lanjut membaca →










