Sabtu, (01/08/2026) santri kelas khomis Madrasah Salafiyah 3 mengikuti kegiatan Training Praktik Pengalaman Mengajar (PPM) di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak, Yogyakarta. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, yang ditujukan khusus untuk santri kelas khomis sebagai bekal sebelum melaksanakan kegiatan PPM atau mengajar di lingkungan madrasah. Selain Training PPM, para santri juga dibekali materi metode penelitian. Materi ini merupakan salah satu bagian dari proses pengerjaan tugas akhir (TA) yang akan dikerjakan nantinya.
Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB, dengan sesi pertama yang dibawakan dan dibersamai langsung oleh Ibu Prof. Dr. Yulia Nasrul Latifi, S. Ag. M. Hum. dengan materi metodologi penelitian dan Sesi kedua yang dipandu oleh Prof. Dr. Nurus Sa’adah, S. Psi., M.Si., Psi. dengan materi strategi pembelajaran. Sebelum memulai kelas, Prof. Yulia menyapa santri dan menyampaikan ice breaking di kelas. Selanjutnya beliau memberikan materi mengenai penulisan tugas akhir. Dalam praktiknya sendiri, Prof. Yulia memberikan materi mulai dari pengenalan tugas akhir hingga metode yang digunakan dalam meneliti fenomena. Ada 5 bab yang dibahas dalam sesi pertama ini, diantaranya adalah bab pendahuluan, Metodologi Penelitian, Kajian Pustaka, dan Penutup.
Pada sesi pertama ini Prof. Yulia banyak menyinggung mengenai kiat-kiat menemukan masalah dan fenomena berdasarkan jenis penelitian yang dilakukan, yakni kualitatif maupun kuantitatif. Menjelang akhir sesi pertama, Prof. Yulia juga memberikan kesempatan bagi para santri untuk bertanya mengenai seluk beluk tugas akhir atau penelitian yang nantinya akan dilakukan.
Baca juga: Ternyata Nadzom Alfiyyah Bisa Diringkas Lhoo, Komplek Q Sudah Punya Kitabnya!
Beranjak ke sesi berikutnya yang diisi langsung oleh salah satu alumni komplek Q juga yakni Prof. Dr. Nurus Sa’adah, S. Psi., M.Si., Psi. Beliau memberikan materi mengenai strategi pembelajaran, materi inilah yang nantinya menjadi bekal sebelum santri khomis mulai mengajar dan belajar bersama dengan adik kelasnya. Prof Nurus memberikan praktik langsung pada kesempatan ini. Beliau memberikan beberapa tips belajar agar murid tidak mudah bosan, seperti menggunakan strategi jigsaw, Roleplay, Gallery of Learning, Simulasi, Diskusi, dan lain sebagainya. Pada kesempatan ini pula, para santri juga diberikan kesempatan untuk turut membuat media interaktif sebagai contoh dari penerapan beberapa metode yang telah beliau sampaikan sebelumnya.
Kegiatan ini selesai dengan lancar dan tentunya dengan tepat waktu. Para santri juga sangat antusias dan mendengarkan dengan seksama dari awal hingga berakhirnya acara. Diharapkan dengan adanya acara ini menjadi salah satu jembatan dan cara agar dapat melaksanakan rangkaian penyusunan tugas akhir dengan baik. Tentunya juga supaya dapat menghasilkan karya dan ilmu yang bermanfaat serta keberkahan dari masyayikh krapyak khususnya KH. A. Warson Munawwir beserta keluarga. Aamiin.
Pewarta: Nilnarohmah
Sumber Gambar: Media Komplek Q



