Al Munawwir Komplek Q

Komplek Q telah melaksanakan pembukaan PKR (Program Khusus Ramadan) pada (5/5). PKR tahun ini mengambil tema “Segarkan Iman, Raih Keberkahan Ramadhan” yang diharapkan mampu menciptakan rasa yang lebih baru agar dapat lebih giat dalam mengaji. Ita Fitriana selaku ketua PKR 2019 mengajak santri-santri untuk lebih rajin mengaji karena PKR tahun

Sepuluh menit di ruang tak bernama menatap cermin yang belingsatan “siapa ini, asing sekali.” Tak banyak bicara, dari sudut yang lain berhikayat “kamu sudah berapa lama kehilangan dirimu sendiri.” Sesekali jemari satu persatu di tekuk-tekuk, gemetar. Aku? Siapa yang hilang? Jam dinding yang berdetak setiap detik, sejenak berhenti. Ikut menghakimi.

Kamis (29/10), Komplek Q menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi saw. Acara ini berlangsung sejak bakda subuh dengan agenda pembukaan sima’an Al-Qur’an oleh pengasuh PP Al-Munawwir Komplek Q–Nyai Hj. Khusnul Khotimah Warson–di Musala Barat. Sima’an dilaksanakan hingga sebelum maghrib. Selepas maghrib dilakukan takhtiman bersama seluruh santri Komplek Q dan ditutup dengan makan

Tujuh puluh empat tahun sudah negara Indonesia merdeka. Sebagai bangsa yang telah merdeka  sudah seharusnya mengucap syukur sebagai tanda terimaksih atas perjuangan para pahlawan. Dalam sebuah pidatonya, Bung Karno pernah mengungkapkan:“bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa pahlawannya”. Salah satu bentuk penghargaan adalah dengan mengenal nama dan mengetahui

Awal mula mushaf Pojok Menara Kudus adalah kepunyaan KH. M. Arwani Amin yang didapatkan beliau saat melaksanakan ibadah haji, kisaran tahun 1970-an. Mushaf Al-Qur’an yang dimiliki oleh KH. Arwani Amin tersebut biasa disebut sebagai Al-Qur’an Bahriyyah. Pada awalnya mushaf ini ditulis oleh orang Turki. Lalu mushafnya disebut dengan mushaf Bahriyyah

Siamo Tutti Fratelli, pasti tidak asing dengan kalimat ini. Kalimat legendaris dengan bahasa Italia yang digalakkan oleh kawan-kawan Palang Merah. Siamo Tutti Fratelli yang artinya kita semua bersaudara, diperkenalkan oleh Henry Dunant salah satu pendiri Palang Merah Internasional. Kalimat yang terasa full humanity tersebut diucapkan oleh Sir Henry Dunant untuk membangkitkan semangat serta

Dalam Forum Diskusi Santri Millennial (FDSM) edisi 7 November 2018, Cucun Nur Kumala selaku Wakil Ketua III Pengurus Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q menyampaikan mengenai seberapa jauh persiapan menuju Khataman 2019. Santri yang akrab disapa Cucun ini mengatakan bahwa untuk saat ini belum bisa megukur seberapa jauh panitia menyiapkan

Oleh : Ustadz Agus Najib Pertanyaan : Hukum membaca Alquran di Handphone, apa harus dalam keadaan suci? Jawab           : Di antara hal-hal yang mewajibkan wudhu menurut madzab Syafi’i adalah memegang atau menyentuh mushaf yang di dalamnya ada tulisan Alquran sebagaimana disebutkan dalam Alquran لايمسه الا المطهرون  (tidak boleh menyentuh

Tujuh puluh lima. Agustus, tepat sejak awal dimasukinya. Yang menari di tiup angin kini tidak hanya pohon, pun merah-putih. Berkibar lembut, di setiap sudut tempat dengan rapih. – Jika di ingat, tujuh puluh lima yang lalu banyak darah yang harus mengalir untuk ini. Jiwa-jiwa mulia perlahan gugur satu demi satupun

 “Mbak-mbak tahajud-tahajud” “Mbak-mbak siap-siap jamah Mbak” “Mbak-mbak diqomati Mbak” Kalimat itulah yang sering kami—santri Rayon Q9—dengarkan dari Pak Yusuf. “Bapak” itulah panggilan takdzim kami sebagai seorang santri kepada Sang Kyai. Bapak selalu membangunkan santrinya setiap jam tiga pagi melalui Halohalo—panggilan akrab pengeras suara di pondok—“Mbak-mbak tahajud Mbak!” Sesederhana itu kalimatnya