Madrasah Salafiyah III (MASAGA) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q Krapyak kembali menyelenggarakan Wisuda MASAGA yang berlangsung dengan khidmat pada 28 Juni 2026 atau bertepatan dengan 13 Muharam 1448 H. Acara ini diselenggarakan di halaman musholla barat Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q dan dihadiri oleh para pengasuh, asatidz dan asatidzah, wali wisudawati, tamu undangan, serta seluruh wisudawati yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya di Madrasah Salafiyah III.
Penampilan grup hadrah Tsamrotul Muna dan lantunan shalawat yang dibawakan berhasil menghadirkan suasana teduh dan khidmat sekaligus menyambut kedatangan para tamu undangan. Tepat pukul 08.00 WIB, para wisudawati memasuki ruang wisuda melalui prosesi kirab, diiringi lantunan hadrah yang menambah kekhidmatan suasana di pagi hari itu.
Rangkaian acara kemudian dibuka oleh Zuhaida Fatinatul Labibah dan Nabila Niswatur Rohma selaku MC. Selanjutnya, hadirin bersama-sama menyimak pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi Muhammad SAW yang dibawakan oleh Nila Fadla Fauziah, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Dr. Mohammad Toifur. Setelah itu, seluruh peserta berdiri untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Ya Lal Wathon, dan Mars Madrasah Salafiyah III sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa sekaligus kecintaan terhadap almamater.
Prosesi Wisuda dan Launching Kitab
Memasuki acara inti, yaitu dilaksanakannya prosesi wisuda yang dipandu oleh MC. Satu per satu wisudawati dipanggil untuk menerima pengalungan samir dan syahadah oleh Ibu Nyai Hj. Ati Luthfiyah Baiti dan KH. Ahmad Fairuz Warson, sebagai tanda telah menyelesaikan pendidikan di MASAGA. Prosesi berlangsung dengan penuh khidmat dan haru, disaksikan oleh para hadirin. Setelah prosesi wisuda selesai, acara dilanjutkan dengan pembaiatan wisudawati yang dipimpin oleh Gus Faishol, sebagai bentuk ikrar untuk senantiasa menjaga akhlak, mengamalkan ilmu, dan menjunjung tinggi nilai-nilai pesantren dalam kehidupan bermasyarakat.
Kemampuan akademik para wisudawati kemudian ditampilkan melalui pembacaan Nadhom Alfiyah yang dilanjutkan dengan pembacaan Nadhom Imrithi. Penampilan tersebut menunjukkan hasil pembelajaran para santri selama menempuh pendidikan di Madrasah Salafiyah III, khususnya dalam penguasaan ilmu alat. Acara semakin menarik dengan adanya demo Alfiyah dan Imrithi yang dipandu oleh Ustadz Agus Najib, S.Ag, sehingga para tamu undangan dapat menyaksikan secara langsung kemampuan para santri dalam memahami kaidah nahwu melalui hafalan dan praktik.
Selanjutnya dilaksanakan Prosesi Wisuda Nadhom Alfiyah dan Imrithi, sebagai bentuk penghargaan kepada para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan kedua kitab tersebut. Prosesi ini menjadi salah satu momen yang membanggakan karena mencerminkan kesungguhan santri dalam menuntut ilmu dan melestarikan tradisi keilmuan pesantren.

Pada kesempatan ini, Madrasah Salafiyah III juga melaksanakan Launching Kitab JAWHARAT AL-ALFIYYAH Litaysīr Fahm al-Dirāsat al-Luġawiyyāh yang dipimpin oleh Ustadz Agus Najib, S.Ag. Peluncuran kitab ini menjadi salah satu bentuk kontribusi madrasah dalam mengembangkan khazanah keilmuan Islam sekaligus menandai komitmen untuk terus menghadirkan karya-karya yang bermanfaat bagi santri maupun masyarakat luas.
Baca juga: Nyai. Hj. Nur Khodijah: Perempuan Pendiri dan Penggerak Pesantren Putri Pertama di Indonesia
Sambutan dan Mauidlah Hasanah
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q, KH. Dr. Kholid Arif Rozaq, S.Hut., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya wisuda sekaligus mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawati dan wali wisudawati. Beliau berpesan agar para wisudawati tidak menjadikan wisuda sebagai akhir dari perjalanan menuntut ilmu, melainkan sebagai awal untuk terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dan mengamalkannya di tengah masyarakat.
Sambutan kedua disampaikan oleh Ustadz Agus Najib, S.Ag. selaku Kepala Madrasah Salafiyah III. Beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para asatidz, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga acara dapat terselenggara dengan baik. Beliau juga mengingatkan para wisudawati agar tetap istiqamah mengaji meskipun telah menyelesaikan pendidikan di MASAGA. Menurut beliau, madrasah boleh selesai, tetapi belajar dan mengaji tidak boleh berhenti.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Bapak H. Zaenal Fahmi selaku perwakilan wali wisudawati, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para pengasuh serta asatidz dan asatidzah atas bimbingan yang telah diberikan kepada putri mereka selama menempuh pendidikan. Beliau berharap agar hubungan silaturahmi antara santri, wali wisudawati, dan madrasah tetap terjalin erat meskipun para santri telah menyelesaikan masa belajarnya.

Menjelang akhir acara, hadirin mendapatkan mau’idhah hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. M. Habib Abdus Syakur, M. Ag. Dalam maui’dhoh hasanah, beliau menyampaikan jika momen wisuda hari ini tidaklah hanya sebatas pengalungan samir ataupun pemberian selembar syahadah, namun hal ini lebih dari itu yaitu sebuah amanah. Setelah para wisudawati mendapatkan ilmu dari Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q serta dari perguruan tingginya masing-masing, maka ilmu tersebut harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT, dengan terus belajar dan mengajarkan ilmunya.
” Perolehan ijazah harus dibarengi dengan rasa tawadlu’, jangan sampai menjadi orang yang takabur sebab telah merasa hebat. Orang yang hebat yang sebenarnya adalah orang yang ketika dia telah mendapatkan ilmu, maka dia akan merasa tambah bodoh, sebab ilmu itu tidak ada ujungnya, maka dari itu, menuntut ilmu itu tidak ada habisnya” , tutur beliau di akhir maui’dhoh hasanah.
Beliau menyampaikan juga tentang tiga warisan dari Pondok Pesantren, yaitu:
- Ilmu
- Akhlak
- Pengabdian/ Khidmah
Usai penyampaian maui’dloh hasanah, tepat pukul 12.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan ditutup oleh MC. Acara ditutup dengan doa bersama dan ucapan syukur atas kelancaran pelaksanaan Wisuda MASAGA tahun ini. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para wisudawati untuk melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat dengan bekal ilmu, akhlak, serta nilai-nilai kepesantrenan yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di Madrasah Salafiyah III Al-Munawwir Krapyak.
Pewarta: Fariha Zuyyina Zahro
Editor: Wulan Aprilia
Sumber Gambar: Media Komplek Q



