Al Munawwir Komplek Q

Pada suatu pagi di sebuah masjid ada seorang mualaf. Pada proses perjalanannya menyempurnakan Islam dia bertemu salah seorang Ustadz, kemudian dia bertanya kepada Ustadz tersebut, : “Ustadz Mengapa saya melihat ada orang-orang Islam yang salat lebih dari lima waktu?”, Lalu Ustadz tersebut menyampaikan kepada mualaf tadi, : “Ya, memang benar

“Coba seandainya aku bisa hidup di keluarga itu, mungkin aku bisa sebahagia mereka.” Kalimat ini mungkin pernah terbesit di dalam pikiran setiap orang ketika sedang mengalami permasalahan di keluarganya. Permasalahan di keluarga yang membuat mereka berada di titik yang tak berguna. Ketika kita bisa disuruh memilih jalan hidup, mungkin sebagian

Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menyelenggarakan Talkshow Kepenulisan pada Ahad (8/3) di Mushola Barat. Talkshow yang mengusung tema “Santri Kritis Berani Menulis: Menanggapi Isu-isu Populer di Era Kontemporer” ini diikuti lebih dari 80 peserta, diantaranya adalah santri Komplek Q dan santri perwakilan dari beberapa komplek di Pondok Pesantren Al-Munawwir. Talkshow

Siapa yang tidak kenal dengan penjual nasi rames dekat pondok yang menyediakan menu andalan tempe cripsy murah meriahnya? Ya, wanita lanjut usia itu biasa dikenal oleh para santri putri dengan sebutan “Bu Ming”. Entah siapa yang pertama kali mencetuskan nama itu, yang jelas nama beliau bukan “Ming”. Mungkin nama “