Habib Novel: Untukmu yang Mencari Ketenangan Hidup

Diposting pada 196 views

Semua orang di dunia ini pastinya menginginkan ketenangan hidup. Untuk meraih hal ini, rupanya lebih sulit daripada yang kita bayangkan. Ketenangan hidup memiliki konsep yang lebih abstrak jika dibandingkan dengan impian manusia lainnya, seperti harta atau pasangan hidup berwajah elok.

Pada dasarnya, prinsip ketenangan hidup setiap orang berbeda-beda, tergantung dari bagaimana mereka memandang kehidupan ini. Namun, Islam selaku agama yang universal mengajarkan banyak hal termasuk tentang bagaimana mendapatkan ketenangan hidup.

Perlu kita ketahui bahwa hidup bukan hanya untuk berada di masa lalu dan merenungkannya. Masa lalu yang baik kita syukuri, yang buruk minta ampunan kepada Allah SWT dengan cara menikmati dan mensyukuri masa sekarang. Dampak dari selalu bersyukur menikmati apa yang Allah berikan adalah segala penyesalan di masa lalu akan sirna dengan sendirinya.

Baca Juga:  Jangan Merasa Aneh dengan Kesuraman Hidup di Dunia
Kunci Ketenangan Hidup Adalah Bersyukur

Ketika kita mensyukuri keadaan saat ini maka akan Allah beri tambahan nikmat. Bentuk tambahan nikmat yang paling besar adalah nikmat taat kepada Allah dan jauh dari perbuatan maksiat.

لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Habib Novel Alaydrus mengatakan, kalau orang yang kufur siksanya pedih, kalau orang yang mau mensyukuri nikmat niscaya Allah tambah nikmatnya. Maka fokuslah dengan yang ada saat ini, ketika sekarang dihadapkan dengan orang tua maka syukurilah atau nikmatilah hadirnya orang tua. Jangan fokus dengan hal lain sebab akan kehilangan waktu untuk taat yakni menjalankan perintah Allah untuk berbakti kepada kedua orang tua.

Ketika tidak fokus dengan hal yang sedang terjadi di masa sekarang maka akan kehilangan nikmat yang seharusnya kita dapatkan. Tidak baik pula ketika kita dihadapkan dengan masa sekarang namun hanya melamun, termenung berlebihan memikirkan masa depan tanpa adanya pergerakan (usaha). Berbeda antara termenung dan melamun dengan memiliki cita-cita di masa depan, orang yang memiliki cita-cita dia akan berusaha untuk meraihnya.

وًلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ

“Yang ada adalah kesungguhan berjuang dan niat yang baik.”

قَصْدُ الشَّيءِ مُقْتَرِنًا بِفِعْلِهِ

“Niat itu memiliki cita-cita yang beriringan dengan perbuatan (usaha).”

Baca Juga:  Menghilangkan Energi Negatif dari Kehidupan

Jangan hanya melamun atau memikirkan hidup dengan mengeluh karena tidak akan menyelesaikan permasalahan. Berpikir dan berbicaralah yang baik-baik.,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barangsiapa iman, percaya kepada Allah dan hari akhir hendaknya berbicara yang baik.”

Jangan mencela suatu hal ketika tidak suka dengan suatu hal. Komentari dengan komentar yang baik, cerdas, dan sesuai syariat. Karena ketika kita berbicara yang buruk dan jelek akan mendatangkan keburukan pula. Pilihlah untuk berbicara baik atau diam.

Habib Novel juga menyampaikan, dunia ini dapat menjelma dengan bermacam-macam bentuk. Segala sesuatu dalam hati yang mengalahkan Allah, mengalahkan aturan Allah itulah dunia. Pilihan ada ditangan masing-masing ketika kita ingin merdeka maka berjuanglah melawan nafsu, ego, setan, dan dunia dengan cara melaksanakan perintah Allah. Belajar setiap hari mencari ilmu tanpa henti. Insya Allah hidup akan penuh dengan ketenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan.

 

Oleh: Atani Salma

Sumber: Kanal YouTube 

Photo by Annie Spratt on Unsplash