Jum’at, 06 Juli 1942 suasana Pesantren Krapyak terasa meresahkan. Sehabis jama’ah salat Jum’at, Ibu Ny. Jamalah binti KH. M. Munawwir, mendapuk dirinya untuk senantiasa setia menemani ayahanda hingga ajal merenggut nyawanya. Beliau, KH. M. Munawwir menghembuskan nafas terakhirnya setelah menderita sakit 16 hari lamanya. Selama kurang lebih 33 tahun beliau

Indentik dengan kehidupan sehari-hari manusia, yang tidak ada hentinya berperan dalam alam yang kita pijak. Siapa yang tidak berhubungan dengan yang namanya sampah. Tiap detik kehidupan manusia akan berhubungan langsung dengan sebuah sampah. Bungkus makanan yang isinya akan mereka makan, botol minuman segar yang isinya mereka teguk ketika cuaca yang