Kelas Robi'ah dan Khomisah
Kelas Robi'ah dan Khomisah MASAGA

Pelatihan Maktabah Syamilah: Bekali Santri Keterampilan Menelusuri Referensi Kitab-Kitab Klasik

Diposting pada 12 views

Bagaimana langkah menemukan referensi kitab yang tepat di tengah banyaknya literatur keislaman yang sudah tersedia di media digital? Pertanyaan inilah yang menjadi fokus dalam kegiatan Pelatihan Maktabah Syamilah yang diikuti oleh santri MASAGA (Madrasah Salafiyah Tiga)  kelas robi’ah dan khomisah pada 24 Oktober 2026 pukul 19.00-21.00 bertempat di Musholla Barat. Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ust. Chanif Ainun Naim, M.A. dan dipandu oleh Devi Suci Wulandari sebagai pembawa acara.

Sebelum masuk ke rangkaian kegiatan, perlu adanya mengenal Maktabah Syamilah terlebih dahulu. Maktabah Syamilah atau Shamela Library adalah perpustakaan online berisi ribuan kitab referensi Islam klasik hingga kontemporer berbahasa Arab yang dilengkapi dengan fitur pencarian guna memudahkan pengguna menemukan pembahasan tertentu tanpa harus menelusuri kitab secara manual. Koleksi kitab eletronik di perpustakaan ini tersedia dalam berbagai bidang seperti tafsir, hadis, fikih, akidah, hingga sejarah. Terdapat 3 rekomendasi platform Maktabah Syamilah, namun yang digunakan pada pelatihan ini adalah Turots.

Pelatihan dibagi menjadi 3 sesi, pada sesi pertama Ust. Chanif menjelaskan tentang silsilah kutub Syafi’iyah. Para santri diajak mengenal struktur kitab mulai dari matan, syarah, sampai hasyiyah. Dalam pembahasan silsilah kutub ini, Ust. Chanif juga memaparkan tentang tingkatan mujtahid dalam mazhab Syafi’i serta tiga periode perkembangan kitab-kitab Syafi’iyah.

Memasuki sesi kedua, pembahasan dialihkan ke cara membedah permasalahan dan menentukan kata kunci pencarian yang tepat sesuai dengan masalah yang sudah ditemukan. Pada sesi ini para santri dikenalkan dengan konsep tashawwur, yakni memahami dan menggambarkan suatu permasalahan sebelum menentukan jawaban dari permasalahan tersebut. “Dengan memahami inti persoalan terlebih dahulu, proses pencarian referensi akan menjadi lebih mudah dan terarah sesuai kebutuhan kajian”, jelas Ust. Chanif.

Baca juga: Training PPM 2026: Dengan Ilmu Kami Mengajar, Dengan Akhlak Kami Mendidik
Sesi Praktik Materi
Sesi Praktik Materi

Rangkaian kegiatan terasa semakin interaktif saat berlanjut pada sesi ketiga, ketika para santri mendapat kesempatan untuk mempraktikkan materi yang sudah dijelaskan pada sesi 1 dan 2 secara langsung. Masing-masing santri kelas robi’ah dan khomisah dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok kemudian diminta memilih satu kasus untuk dikaji, menentukan keyword yang relevan, kemudian menelusuri referensinya melalui web Turots. Setelah diskusi kelompok selesai, satu-persatu kelompok mempresentasikan hasil praktiknya yang kemudian diberi tanggapan langsung oleh Ust. Chanif.

Pelatihan Maktabah Syamilah ini menjadi kegiatan wajib dalam membekali santri MASAGA kelas robi’ah dan khomisah dengan keterampilan menelusuri referensi kitab secara lebih sistematis. Kegiatan ini mengingatkan bahwa kemudahan teknologi perlu berjalan beriringan dengan ketekunan belajar. Harapannya, para santri semakin terampil menemukan referensi yang tepat, menyusun tugas akhir yang berkualitas dan menjaga tradisi keilmuan Islam dengan penuh tanggung jawab.

“Pemahaman terhadap kitab dan ketelitian dalam menelusuri sumber kajian ilmu agama tidak akan bisa digantikan oleh AI.” -Ust. Chanif Ainun Naim, M.A.-

 

 

Redaktur: Fariha Zuyyina Zahro’

Sumber Gambar: Media Komplek Q