Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, sejak tahun 1959. Hari Pendidikan Nasional diadakan sebagai bentuk dedikasi bagi tokoh besar sekaligus paling berpengaruh dalam dunia Pendidikan di Indonesia, beliau adalah Ki Hajar Dewantara. Pada masa kolonial Belanda, beliau gencar dalam menentang kebijakan Belanda mengenai hak mengenyam Pendidikan, di mana Lanjut membaca →
Kategori: Liputan
K.H. Abdul Mustaqim Jelaskan The Power of Istighfar
Dalam peringatan Isra’ Mi’raj pada Selasa, 2 April 2019, Kiai Mustaqim menjelaskan mengenai pentingnya istighfar. Memperbanyak membaca istighfar merupakan salah satu amalan utama dalam bulan Rajab. Seperti apa pentingnya? “Istighfar memiliki asal arti tutup. Apanya yang ditutup? Yang ditutup adalah luka, luka spiritual, jadi beristighfar memohon agar lukanya ditutup. Ada Lanjut membaca →
LPJ dan Rapat Kerja MASAGA 2019
Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Rapat Kerja (Raker) Madrasah Salafiyah III (Masaga) Tahun 2019 dilaksanakan di Ruang Seminar dan Bedah Buku Perpustakaan Daerah Grhatama Pustaka pada Ahad (24/11). Acara ini kembali dilaksanakan pada tahun 2019 setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan. “Acara LPJ dan raker semacam ini terakhir kali dilaksanakan sekitar tahun Lanjut membaca →
Peringati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda: PSDS Gelar Nobar “Jendral Soedirman”
Divisi Pengembangan Sumber Daya Santri (PSDS) menggelar nonton bareng (nobar) film “Jendral Soedirman” bersama seluruh santri PP Al Munawwir Komplek Q, kemarin (13/11). Acara nobar ini untuk memperingati hari pahlawan dan sumpah pemuda dengan tujuan agar kita sebagai seorang santri tak hanya mengaji dan mengabdi, namun juga mengetahui dan memahami Lanjut membaca →
Pengajian Jum’at Pon
Setiap Jum’at Pon, musala barat PP Al-Munawwir Komplek Q dipenuhi oleh ibu-ibu jamaah pengajian. Di luar musala, beberapa santri berbaris menyambut jamaah yang baru datang. Hari ini, warga, pengasuh, santri, ustadz dan ustadzah berkumpul menjadi satu untuk saling berbagi ilmu di satu majelis yang biasa disebut dengan ‘Pengajian Jumat Lanjut membaca →
Hari Kereta Api Nasional
Sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama jalur kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yoyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. L.A.J Baron Sloet van de Beele tanggal 17 Juni 1864. Selain di Jawa, pembangunan jalur kereta api juga dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia baik yang ada di Lanjut membaca →
Forum Komunikasi (FORKOM) Santri Mahasiswa Selenggarakan Talkshow Mencintai Perbedaan
Minggu (24/11) Forum Komunikasi (FORKOM) Santri Mahasiswa Yayasan Ali Maksum Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta menyelenggarakan Talkshow dengan tema Mencintai Perbedaan “Menghadapi Keberagaman Narasi Keislaman di Media Digital.” Talkshow tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Sayid Husein Ja’far Al Hadar (Content Creator “Jeda Nulis”) dan Widyawan, Ph.D (Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Lanjut membaca →
Pembukaan Mubes IV & Temu Alumni HALQIMUNA
Sabtu (1/2), pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) ke 4 dan temu alumni Halqimuna Himpunan Alumni Komplek Q PP. Al Munawwir) kembali dilaksanakan. Mubes yang diselenggarakan empat tahun sekali ini dibuka pukul 08.30 WIB di Aula Pondok Pesantren Al-Munawwir komplek Q. Acara ini diawali oleh penampilan hadrah Tsamrotul Muna, kemudian dibuka secara Lanjut membaca →
Jadi Pembina Upacara, Kapolsek Sewon Sampaikan Tantangan Santri Zaman Sekarang
Pada gelaran peringatan Hari Santri Nasional tahun ini, Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q, Krapyak Yogyakarta menggelar upacara. Upacara dilaksanakan di halaman pondok pusat, pada Minggu, 21 Oktober 2018. Pada upacara kali ini, Kepala Polisi Sektor Sewon Komisaris Polisi Paimun, S.H. bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan kali ini, kapolsek Lanjut membaca →
Pemotongan Pita sebagai Simbolis, Acara Harlah Resmi Dibuka
Harlah ke-30 Komplek Q terdiri dari beberapa rangkaian acara mulai 8 September 2019 – 22 September 2019. Acara resmi dibuka oleh Gus Kholid dengan mengirimkan Al-Fatihah khusus kepada Bapak dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbolis. Dalam sambutannya, Gus Kholid bercerita bagaimana Bapak didawuhi oleh KH. Ali Maksum. “Sun, mbok kowe Lanjut membaca →









