Si Tua dan Oskestra Jagat Raya
Waktu tak henti mencecar Dari pendulumnya tak gentar Menggugah sembab mata Si Tua Yang baru terlelap pukul dua Si Tua meramu Wedang ala Jawa Dari serbuk pahit sahasra peristiwa Bertutur Ia, “Djaman Uwis Beda” Entah yang dimaksud apa Tak lama, Si Tua bercerita Tentang sisa-sisa ingatnya : Sudah Lanjut membaca →










