Jum’at, 17 Mei 2019, santri-santri komplek Q berbondong-bondong menuju musala barat bakda subuh. Pagi sekali sekitar pukul 05.30 santri-santri akan melaksanakan kuliah subuh. Pada kesempatan tersebut, Ustaz Tajul Muluk memberikan pengetahuan dan ilmu baru kepada santri Komplek Q. Apa saja yang disampaikan oleh Ustaz Tajul? Pada saat selesai diciptakannya nabi

Seorang laki-laki tengah bersiap-siap menuju mimbar. Dengan mengenakan batik coklat, lelaki tersebut hendak menyampaikan sepatah, dua patah kata kepada anak-anak didiknya. Beliau lah Bapak Agus Najib, Kepala Madrasah Salafiyah III. Dalam sambutan singkatnya, beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia penyelenggara yang berhasil menyiapkan acara wisuda ke-19. Sejak jauh-jauh hari

Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menyelenggarakan Talkshow Kepenulisan pada Ahad (8/3) di Mushola Barat. Talkshow yang mengusung tema “Santri Kritis Berani Menulis: Menanggapi Isu-isu Populer di Era Kontemporer” ini diikuti lebih dari 80 peserta, diantaranya adalah santri Komplek Q dan santri perwakilan dari beberapa komplek di Pondok Pesantren Al-Munawwir. Talkshow

Komplek Q telah melaksanakan pembukaan PKR (Program Khusus Ramadan) pada (5/5). PKR tahun ini mengambil tema “Segarkan Iman, Raih Keberkahan Ramadhan” yang diharapkan mampu menciptakan rasa yang lebih baru agar dapat lebih giat dalam mengaji. Ita Fitriana selaku ketua PKR 2019 mengajak santri-santri untuk lebih rajin mengaji karena PKR tahun

Kamis (29/10), Komplek Q menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi saw. Acara ini berlangsung sejak bakda subuh dengan agenda pembukaan sima’an Al-Qur’an oleh pengasuh PP Al-Munawwir Komplek Q–Nyai Hj. Khusnul Khotimah Warson–di Musala Barat. Sima’an dilaksanakan hingga sebelum maghrib. Selepas maghrib dilakukan takhtiman bersama seluruh santri Komplek Q dan ditutup dengan makan

Dalam Forum Diskusi Santri Millennial (FDSM) edisi 7 November 2018, Cucun Nur Kumala selaku Wakil Ketua III Pengurus Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q menyampaikan mengenai seberapa jauh persiapan menuju Khataman 2019. Santri yang akrab disapa Cucun ini mengatakan bahwa untuk saat ini belum bisa megukur seberapa jauh panitia menyiapkan