Al Munawwir Komplek Q

Tidak terasa, Ramadan kali ini hampir sampai pada ujungnya. Semoga keberkahan selalu menyertai kita setiap waktu. Jika Ramadan berakhir dan berganti dengan hari kemenangan bagi umat Islam, tentu kita tidak lupa juga dengan zakat yang harus kita tunaikan. Sesuai dengan rukun Islam yang ketiga, dengan sumber yang cukup banyak dan

Ibaratkan saja kau jarum dan aku benangnya Jarum selalu menjadi imam dalam merajut Dan benang sebagai makmumnya Kau melangkah di atas kanvas biru itu Dengan penuh ketelitian kau injakkan kaki runcingmu Hingga menembus lapis ke tujuh Sebagai makmum aku pun patuh Sejurus kemudian  Terlihat benang kuning kemerahan Dipintal hitam keunguan

Pelantikan ketua kamar Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q periode 2019-2020 telah dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2019. Ketua kamar yang sudah dipilih dan ditunjuk oleh masing-masing kamar resmi dilantik dan mengikrarkan tekad mereka. Kegiatan diawali dengan pembacaan maulid diba’ kemudian dilanjutkan pelantikan. Na’imatun Hafidhoh selaku sekretaris I membacakan surat

Dalam salah satu lagunya, Bang Haji Rhoma Irama berkata, “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” Kalau dipikir-pikir, buat apa bersakit-sakit kalau bisa langsung bersenang-senang? Eits, usut punya usut, perasaan sakit (dalam arti harfiah) itu penting untuk keberlangsungan hidup manusia, lho. Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang amat unik. Bagaimana tidak, seluruh perasaan

Ulama menjadi panutan masyarakat dan sangat berpengaruh pada kehidupan bermasyarakat. Ulama memiliki peran besar dalam menciptakan karakter masyarakat dalam suatu daerah. Mulai dari masalah agama, moral, dan wejangan- wejangan dalam kesehariannya di lingkungan masyarakat. Sehingga masyarakat sangat mempercayakan segala permasalahan untuk dicari titik tengahnya melalui ulama. Namun, akhir-akhir ini ulama

Damai terasa menikmati malam awal di tahun hijriyah ini. Muharram adalah bulan perdana di peradapan Islam. Hembusan angin dengan mesra membelai semua apa yang Allah gariskan di alam. Tari-tarian rumput yang tak sengaja dapat terlihat di panorama sepanjang pinggir jalan. Mengarungi malam ini, takkan lepas bayanganku dari indah paras jelita

Engkau naik dalam mikrajmu Hingga mencapai suatu tempat sejarak dua busur panah Yang tak mungkin dicapai dan dijangkau oleh selainmu Sebab itu para nabi dan rasul mempersilakanmu berada di depan Sebagaimana penghormatan para pelayan kepada majikan -Qasidah Burdah Imam al-Bushiri. Membaca bait Qasidah Burdah milik Imam al-Bushiri mengingatkan kita pada

Sebelum memulai pengajian hendaknya melakukan tawassul kepada Nabi Muhammad saw, agar dapat mengetahui wasilah. Seperti dijelaskan dalam alquran : وابتغوا اليه الواسيله (Q. S. Al-maidah:35) Diri kita sendiri itu tidak bisa mencapai sesuatu tanpa wasilah dari orang lain. Apapun itu, baik ibadah, kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya, memerlukan wasilah, memerlukan

Bulan Ramadhan, bulan mulia Yang dinanti sepanjang masa Menganugerahkan banyak pahala di dalamnya Untuk umat muslim semata Takjil tersebar di mana-mana Hampir seluruh masjid di Yogyakarta Manusia berlomba-lomba Untuk menggali berkah-Nya Azan Maghrib bergema Membuat kita bergegas berbuka Untuk membatalkan puasa Karena Allah Ta’ala Oleh: Ismaya Warodatul Janah Photo by Naim

Kamus al-Munawwir. Siapa yang tak mengenalnya? Kamus legendaris Arab-Indonesia setebal 1591 halaman tersebut menjadi rujukan hampir seluruh santri di Indonesia. Kamus ini bisa dianggap sebagai kamus Arab-Indonesia terlengkap. Sejak diterbitkan tahun 1997, kamus tersebut sudah dicetak sebanyak 22 kali dengan tingkat penjualan dalam setahun mencapai 20.000 eksemplar. Dengan tingkat penjualan