Al Munawwir Komplek Q

Jejak punggung ringkih itu kembali datang. Merapal mimpi aksara terhajar hilang dan malang. Tak ada yang lebih tandus, selain setelah ia pulang. Di koyak sunyi kalut bukan kepalang. Terbungkuk nya mencari alang-alang. Dua kambing piaraanya harus makan. Urat menyerit di balut legamnya kulit. Tak ada yang lebih sulit, selain setelah

Datuk Malik Ibrahim (Abdurrahim Bauzir)—yang akrab disapa Mbah Datuk—merupakan bangsawan asal Yaman keturunan Bani Hasyim. Ia adalah wali besar yang berperan dalam menyebarkan Islam di Banyuwangi serta di Loloan, Jembrana, Bali. Datuk Ibrahim Bauzir datang ke Nusantara, sekitar tahun 1770 dan transit di Banyuwangi yang dulunya bernama Blambangan. Datuk kemudian

Jum’at, 06 Juli 1942 suasana Pesantren Krapyak terasa meresahkan. Sehabis jama’ah salat Jum’at, Ibu Ny. Jamalah binti KH. M. Munawwir, mendapuk dirinya untuk senantiasa setia menemani ayahanda hingga ajal merenggut nyawanya. Beliau, KH. M. Munawwir menghembuskan nafas terakhirnya setelah menderita sakit 16 hari lamanya. Selama kurang lebih 33 tahun beliau

Rapat Akhir Kepengurusan (RAK) PP Al Munawwir Komplek Q  periode 2018-2019 telah berakhir. Rangkaian sidang-sidang telah menghasilkan beberapa keputusan yang sudah disepakati dan disahkan. Diawali dengan Sidang Pleno 1 yang mana membahas tata tertib sidang. Jalannya sidang  diketuai oleh Izzati Karimah dengan sekretaris Dewi Habibah. Dalam sidang pleno 1 dibahas

Bagaimana jika ternyata, apa yang kukira bincang hanyalah racau yang tertahan, sebatas lisan يخادعون الله والذين آمنوا وما يخدعون إلا أنفسهم وما يشعرون Memaksa menyelam lebih dalam namun tetap tertahan diantara ruas kerongkongan وقال الرسول يارب إن قومي اتخذوا هذا القرآن مَهْجُورًا Menyisakan mantra tercekat, mengayun anggar pada isyarat, terancam

Indentik dengan kehidupan sehari-hari manusia, yang tidak ada hentinya berperan dalam alam yang kita pijak. Siapa yang tidak berhubungan dengan yang namanya sampah. Tiap detik kehidupan manusia akan berhubungan langsung dengan sebuah sampah. Bungkus makanan yang isinya akan mereka makan, botol minuman segar yang isinya mereka teguk ketika cuaca yang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, santri adalah orang yang mendalami agama Islam, orang yang beribadah dengan sungguh-sungguh, dan orang yang saleh. Kata santri jika ditulis dalam bahasa Arab berasal dari 5 huruf yaituس،ن،ت،ر،ي , س yaitu سافق الخير  yang berarti pelopor kebaikan. Santri harus bisa amar ma’ruf nahi munkar. ن

Jejak keilmuan simbah Munawwir sudah tidak dapat diragukan lagi, mengingat banyaknya santri yang mengabdi kepada beliau dan para dzurriyyahnya. Salah satu dzurriyah dari simbah Munawwir adalah simbah KH. R. Abdul Qadir Munawwir, beliau memiliki santri bernama KH. Abdul Manan Syukur – kerap disapa Mbah Yai Manan – yang merupakan pendiri