10 Dzulhijjah 1447 Hijriyah merupakan hari penuh kebahagiaan bertabur kegembiraan bagi umat Islam di penjuru dunia, para muslimin dan muslimah saling mengumandangkan takbir seraya berdoa “semoga hari raya tahun ini dikelilingi berkah dan nikmat tiada tara”. Di lingkungan Pondok Pesantren Krapyak sendiri, santri Krapyak menyemarakkannya dengan parade takbir keliling bersama. Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak sebagai salah satu pesantren di wilayah Krapyak juga meramaikan acara ini dengan penuh sukacita.
(26/05/2026) Divisi PSDS (Pengembangan Sumber Daya Santri) Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak mengadakan agenda tahunan, yakni kegiatan takbir keliling dan penampilan yel-yel dari setiap rayon. Kegiatan ini dimulai pada pukul 19.00 dengan diikuti oleh semua santri. Semua santri (mulai dari santri MTPA, Mahasiswa, dan SMK) berkumpul di halaman dengan kostum sesuai dengan ketentuan tema yang telah diberikan. Tema tahun ini cukup menarik, pasalnya divisi PSDS memberikan tantangan tersendiri bagi para santri dengan memilih tema keberagaman kebudayaan Nusantara pada perayaan Iduladha tahun ini.
Baca juga: Dialog Aswaja: Santri dan Toleransi
Rute takbiran terbagi atas beberapa pos. Pos pertama dimulai dari halaman Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak hingga gang samping warung sate Pak Marzuki. Kemudian pada pos selanjutnya, para santri melewati panggung Krapyak dan melanjutkan perjalanan hingga depan pos kamling RT. 65 Minggiran. Pada pos yang sama, para santri juga melakukan unjuk bakat berupa penampilan yel-yel yang dinilai langsung oleh dewan juri. Pada takbir keliling ini, setiap rayon juga membawa maskot kebanggaan mereka. Ada yang cosplay dengan mengenakan kostum hanoman, ada juga yang cosplay sebagai pengembala yang sedang menaiki ontel dengan membawa rumput untuk hewan ternaknya. Usai penampilan yel-yel di pos 3, santri melanjutkan perjalanan hingga gang kecil yang mengarah langsung ke Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak.
Takbir keliling tahun ini terasa lebih kondusif dan lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, kegiatan dimulai lebih awal dan dengan rute yang berbeda dari takbir keliling tahun sebelumnya. Takbir keliling bukan hanya menjadi ajang meramaikan hari raya, akan tetapi juga ajang merawat kreativitas dan kekompakan antar santri. Momen kali ini juga menjadi kenangan utuh yang mungkin belum tentu dapat terulang kembali. Dan berakhirnya rangkaian kegiatan takbir keliling ini juga menjadi pertanda bahwa akal sehat berbalut kreativitas masih terjaga hingga saat ini. Santri melakukan kolaborasi dan merayakan hari kemenangan dengan kebahagiaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, dan tentunya dapat menjadi ajang muhasabah diri. Selamat Hari Raya Iduladha 1447H.
Pewarta: Nilnarohmah
Sumber Gambar: Media Komplek Q



