Pada malam yang hampir pagi, ada segerombolan orang yang berjalan kaki sambil lingak linguk depan belakang samping kanan samping kiri. ‌Segerombolan orang itu  ialah santri pondok. Tiba-tiba dari depan ada sepeda motor yang suaranya agak kencang dan berlampu bulat. Gerombolan pun panik seketika, tak lain tak bukan orang yang mengendarai sepeda motor tersebut adalah pengurus pondok bagian

  Seorang Suami Yang Sangat Sayang Istri Sampai Bela-Belain Belajar Masak Berhubung Istrinya baru habis melahirkan jadi tidak boleh banyak bergerak Bapaknya Dikasih instruksi buat masak opor istri : “Pak Tolong Taruh Wajan Nya Diatas Kompor…” Suami     : “Sip , Terus Apa Lagi ” Istri         : “Masukkan 5 sendok makan minyak goreng, tunggu sampai panas “.

Suatu pagi, ketika seorang santri terkejut dan bangun panik karena mendengar akhir asmaulan. Ini pertanda bahwa sholat jamaah subuh akan dilaksanakan. Dengan terburu-buru ia langsung menyusun rapi selimut dan bantal tidurnya, untuk langsung ikut membentuk barisan sholat karena sudah iqomah. Ketika hendak merapatkan barisan dia merasa ada yang janggal dengan dirinya. Seseorang bertanya kepadanya, : “ Mbak,

Seorang anak TK pulang dari mushola sendirian setelah melakukan sholat maghrib, sesampainya di tengah jalan, dia terkagetkan oleh sosok Genderuwo hitam dengan mata melotot di atas pohon.   Anak itu sebetulnya takut dan berupaya berdoa. Akan tetapi doa yang dia hafal hanya doa sebelum makan, sehingga diucapkanlah doa itu dengan suara keras,   “Allahuma bariklana fiimaa rozaqtana

Pada suatu pagi di sebuah masjid ada seorang mualaf. Pada proses perjalanannya menyempurnakan Islam dia bertemu salah seorang Ustadz, kemudian dia bertanya kepada Ustadz tersebut, : “Ustadz Mengapa saya melihat ada orang-orang Islam yang salat lebih dari lima waktu?”, Lalu Ustadz tersebut menyampaikan kepada mualaf tadi, : “Ya, memang benar di dalam Islam ada salat lain selain

Tradisi ngopi sepertinya memang sudah mendarah daging di kalangan santri putra. Begitu pula para santri di Pondok Pesantren (PP) X, di Kota Y, di Provinsi Z (lha seperti rumus matematika saja, X, Y, Z). Abdul adalah santri baru di PP X tersebut. Ia berasal dari pelosok Desa A yang jauh dari peradaban modern. Suatu hari, ia ditawari

Pada suatu hari disuatu pondok ternama di Jawa Timur yang cukup terkenal memiliki peraturan yang ketat terhadap santri santrinya. Salah satu peraturannya ialah wajib memakai “Mukenah Putih Terusan”. Pada suatu hari ada santri… Sebut saja “Mawar”. Dia telat sholat berjamaah karena antre kamar mandi. Itulah alasan yang diungkapkannya ketika pengabsenan. Mendengar iqomah telah berkumandang dan melihat masjid

Malam itu aku ingin sekali buang hajat, waktu itu pukul dua malam di mana para santri sudah tertidur dan suasana pesantren sangat sepi. Gelap gulita, gerimis tipis, serta angin yang meniup perlahan membawa hawa dingin, suasananya terasa horor. Aku yang sedari tadi menahan BAB di atas kasur, belum beranjak karena takut untuk keluar. Aku melihat sekeliling dan

Suatu hari, Hendri seorang mahasiswa s2 ditanya sama profesor pembimbingnya Profesor      : “Bagaimana hasil risetmu,Hen..?” Hendri         : “Wah.. sukses Prof. Dapat berkah dari professor, saya bisa menggabungkan dua tanaman yang beda jenisnya, yaitu tanaman singkong dan tanaman kelapa. ” Profesor      : “Wah.. bagus banget itu… jadi antara singkong dan kelapa kamu gabungkan???” Hendri         :

  • 1
  • 2