Al Munawwir Komplek Q

Corona, enam huruf yang akhir-akhir ini sedang hangat diperbincangkan. Tidak hanya di negara Indonesia, tapi juga Mancanegara. Tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga pelosok-pelosok desa. Tidak terkecuali di desa saya sendiri. Seluruh perbincangan dan pembicaraan tentang corona, selalu bernuansa sedih dan negatif. Meski tidak jarang nuansa itu akhirnya menimbulkan

Aku manusia… Yang berawal dari segumpal tanah dan segumpal darah, lalu ditiupkan padanya ruh agar ia mampu bergerak dan menjadi khalifah (pemimpin) bagi dirinya dan orang lain. Aku manusia… Yang seiring berjalannya waktu, bertegur sapa dengan dosa dosa dunia, melupakan ancaman ancaman yang nyata, membiarkan luka batin terbengkalai hingga menjadi

Pondok pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak berkesempatan mengambil bagian dalam perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Kabupaten (Pospekab) Bantul 2018. Lebih dari 15 cabang olahraga dan seni diperlombakan dalam ajang ini. El Muna Q, total mengikuti 9 cabang perlombaan. Diantara cabang lomba yang diikuti adalah pidato 3 bahasa,

Kecantikan identik dengan perempuan. Seiring berkembangnya zaman, standar kecantikan perempuan pun berkembang. Standar yang ditetapkan oleh lingkungan tidak selamanya memberikan dampak baik bagi perempuan itu sendiri. Standar tersebut memaksa perempuan untuk mencapainya agar termasuk ke dalam golongan perempuan yang diterima baik oleh suatu lingkungan. Berbagai cara dilakukan perempuan untuk mencapai

Muhammad Sa’id ibn Mula Ramadhan ibn Umar Al-Buthi atau kerap dikenal dengan nama Syekh Buthi, dilahirkan di Desa Jilka, Pulau Buthan (Ibn Umar), sebuah kampung yang terletak di bagian utara perbatasan antara Turki dan Iraq Buthan (Turki) pada tahun 1929 M / 1347 H. Pada saat memasuki usia empat tahun

KH Hasyim Asy’ari memiliki santri yang hebat-hebat, salah satunya yaitu KH Adlan Aly, Pendiri Pesantren Putri Walisongo Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan Ketua Umum pertama Jam’iyyah Ahli-Thariqah Al-Mu’tabarahan-Nahdliyyah, organisasi tarekat di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Mursyid Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah ini dikenal sebagai sosok yang wara’,

Santri PP Al Munawwir Komplek Q berkesempatan mengunjungi Grahatama Pustaka dalam acara bertajuk Library Tour peringatan hari lahir Perpustakan El-Muna Q yang ke-28 pada hari Ahad (27/1). Gedung perpustakan sebagai institusi yang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi bagi masyarakat luas. Perpustakan ini bersifat umum, sehingga bagi