Hari Guru Nasional: Wujud Apresiasi Terhadap Sang Penerang Ibu Pertiwi

Diposting pada 6 views

“Orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tetapi guru yang bermutu dapat melahirkan ribuan orang hebat”

            Hari Guru Nasional berkaitan dengan sejarah lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari Guru Nasional selalu diperingati setiap tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap guru. Apalah artinya kita tanpa sosok guru yang telah mengajarkan berbagai ilmu sehingga menjadikan kita sebagai sosok yang hebat. Guru menjadi pahlawan tanpa tanda jasa karena keikhlasan para guru dalam berkiprah dan mencerdaskan anak bangsa. Dalam Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, setiap tanggal 25 November ditetapkan sebagai hari lahir PGRI dan Hari Guru Nasional yang diperingati tiap tahunnya. Hari Guru Nasional diperingati sebagai momen berharga bagi para guru agar menjadi pendidik yang benar-benar bertakwa, beretika, profesional, dan berwawasan luas.

            Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumya karena Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19 yang tidak memungkinkan dilakukan secara tatap muka seperti biasa. Namun, peringatan Hari Guru Nasional tahun 2020 tetap diselenggarakan secara tatap muka, terbatas dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun terbatas, peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI juga disiarkan secara langsung lewat kanal Youtube Kemendikbud RI maupun channel TV. Dengan demikian, tidak mengurangi esensi, semangat, dan kekhidmatan dalam memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI.

            Hari Guru Nasional 2020 mengusung tema “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar”. Dengan maksud, meskipun di tengah Pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasan, misalnya susah sinyal dan tidak mempunyai gawai untuk belajar serta sistem pendidikan di mana saja, termasuk Indonesia terkena dampak langsung dan sekolah-sekolah pun sementara waktu harus ditutup serta dilakukan secara virtual. Dengan demikian, diharapkan tidak menyurutkan semangat belajar dan tidak menjadikannya sebagai suatu beban karena banyaknya tugas yang diberikan oleh para guru. Tetapi, lakukanlah dengan keikhlasan supaya mendapatkan keberkahan dan kemanfaatan sebagai wujud kekhidmahan kita terhadap sang guru.

            Kepada para guru, baik di Indonesia dan seluruh dunia, tetap semangatlah dalam mengabdi kepada negeri dengan terus menebarkan benih-benih kebaikan dan menjadi pelita untuk anak bangsa. Karena hakikat guru ialah hadirnya selalu ditunggu, hilangnya akan dirindu, ilmunya terus diburu, nasihatnya selalu diseru, dan tingkah lakunya ditiru. Selamat Hari Guru Nasional teruntuk para guru dan kalian para calon guru.

Oleh: Fina Izzatul Muna

Photo by pinterest.com

Sumber: