Siang itu, nafasmu yang dibawa terbang olehnya tiba-tiba jatuh dalam laut

Menghilang di bumi

Tanpa aba-aba

Meninggalkan kekosongan tanpa jejak

Sore Ini, kupikir rinduku tak akan pernah sampai pada nisanmu

Karena tubuhmu belum ditemukan

Entah berlabuh di lautan mana

Apakah kamu kesepian?

Pada malam-malam kamu menghilang

Saat kupikir kita akan bertemu

Yang akhirnya berujung pisah tanpa temu

Apakah kamu kesakitan?

Pada malam-malam kamu tak kembali

Saat waktu tiba-tiba berhenti

Yang menenggelamkan segala kenangan

Apakah kamu mengingatku saat-saat terakhir nafasmu?

Mengingat kata sampai jumpa dan menyuruhku menunggu?

Mengingat diriku yang menunggu hingga tanpa harapan yang akan berujung kesakitan?

Aku masih menunggumu dalam kerumunan bandara

Menatap berita dengan kosong

Mencemooh segala kata-kata harapan

Harapan yang berguna membuat sekeliling bernafas

Malah membuatku tercekik

Jika saja aku tak menuntutmu kembali

Senyummu tak akan menghilang tiba-tiba

Jika saja aku tak menuntutmu kembali

Harapan masih bisa membuatku menari

Jika saja aku tak menuntutmu kembali

Temu yang diharapkan tak akan berujung mematikan

Karya: Fadhila Faiza Amalia (4E)

Photo by C. Cagnin from Pexels

Leave a Comment