Pekat malam semakin sunyi
Tak satupun suara berbunyi menjadi-jadi
Candra asterisk saling hias mengiringi
Bumantara memberikan tabik pada penikmat sejati
‘Selamat malam wahai makhluk bumi’

Kutengadahkan tangan
Bermunajat pada Sang Illahi Rabbi
Kuminta ampunan
Ridlo juga belas kasih
Agar jadi hamba yang dikasihi Kekasih

Kutitipkan satu nama
Yang telah tertulis jauh di LauhMu
Sebelum dunia seutuhnya tercipta
Illahi Rabbi merestui
Hanya menunggu teka-teki
Yang masih tersembunyi

Kutak risau apa jawaban nanti
Karena menjadi kisah kehendak Illahi
Hanya makhluk bumi mengatur hati
Tuk menerima takdir
Bukan mengatur takdir

—penikmat anugerah cinta dari Sang Maha Cinta

Oleh: Fina Izzatul Muna

Foto: freepik.com

Leave a Comment