4 Janji Allah Swt yang Tertuang dalam al-Quran

Diposting pada 465 views

 

Al-Quran adalah kitab terakhir yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui perantara malaikat Jibril. Kitab ini menjadi penyempurna atas kitab-kitab sebelumnya. Secara umum, al-Quran adalah kitab suci bagi umat muslim. Pedoman bagi umat Islam yang di dalamnya mengandung petunjuk dan perintah serta larangan yang wajib ditaati oleh pemeluknya.

Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna di antara makhluk yang lain dan diberikan tugas untuk menjadi khalifah di muka bumi. Jadi, setiap umat yang menjalankan perintah Allah Swt. akan mendapat kebahagiaan dunia dan akhirat, namun sebaliknya, apabila lalai dan menjalankan segala larangan akan berdosa dan masuk neraka. Artinya, setiap tindakan kita di dunia akan berdampak pada kehidupan akhirat. Baik itu kebaikan maupun keburukan. Sebagaimana beberapa janji Allah Swt. yang terdapat dalam Al-Quran.

  1. Jika pandai bersyukur, maka Allah akan tambahkan nikmat

Sebagaimana janji Allah yang terkandung dalam QS. Ibrahim : 7

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَئِن شَكَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡۖ وَلَئِن كَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٞ

Artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Bersyukur itu sifat para nabi, sifat orang beriman, dan bersyukur itu ibadah.

  1. Barang siapa mengingat Allah, maka Allah pun akan mengingatnya.

Sebagaimana janji Allah yang terkandung dalam QS. al-Baqarah : 152

فَٱذۡكُرُونِيٓ أَذۡكُرۡكُمۡ وَٱشۡكُرُواْ لِي وَلَا تَكۡفُرُونِ

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku”.

Cara mengingat Allah adalah dengan mendirikan Shalat, membaca  al-Quran, selalu bersyukur,  Ingat kematian dan tidak tergiur dengan dunia, dan dengan berzikir dan mengerjakan ibadah sunah.

  1. Allah akan memberikan ampunan kepada kita jika banyak istighfar dan memohon ampun.
Baca Juga:  Mabuk Cinta: Takdir atau Pilihan?

Sebagaimana janji Allah yang terkandung dalam QS. al-Anfal : 33

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمۡ وَأَنتَ فِيهِمۡۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمۡ وَهُمۡ يَسۡتَغۡفِرُونَ

Artinya: “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun”.

Baca juga Sibuklah Mencari Kesalahan Diri Sendiri

  1. Allah akan mengabulkan bagi hambanya yang berdoa.

Tidak ada kekuatan apa pun dalam diri manusia selain dari Allah. Maka, berdoa merupakan kekuatan manusia untuk meminta ampunan dan segala keinginannya.

Sebagaimana janji Allah yang terkandung dalam QS. al-Ghofir :60

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.

Demikianlah artikel ini. Mudah-mudahan artikel ini dapat kita hikmati bersama dan semoga kita tercatat sebagai insan yang dijanjikan Allah mendapatkan ridha dan kedudukan tinggi di sisi Allah, amin ya rabbal alamin.

Sumber :

m.oase.id

retizen.republika.co.id

jabar.nu.or.id

 

 

 

Photo by T Foz on Unsplash