Al-Munawwir-Komplek-Q-Harlah-Ke-34

Harlah Komplek Q Ke-34: Pemotongan Pita sebagai Simbolis Pembuka Acara

Diposting pada 138 views

Kamis (07/09) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menggelar Opening Ceremony dalam rangka memperingati hari lahirnya, Tepat tanggal 22 September 2023, Komplek Q genap berusia 34 tahun. Tema yang diusung tahun ini adalah “Dari Komplek Q, Hidupkan Santri Bersinergi, Kontribusi untuk Negeri”.

Diikuti oleh seluruh santri, acara diselenggarakan di Musala Barat pukul 16.00-selesai. Pra acara dimeriahkan oleh penampilan grup hadroh Tsamrotul Muna kemudian dibuka oleh Atana Rizki selaku Master of Ceremony. Susunan acara pembukaan harlah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Septarina, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Diawali sambutan yang pertama oleh ketua panitia, Kuni Sa’adati Maisaroh. Dalam sambutannya, Kuni menekankan bahwa usia 34 seolah-olah setara dengan usia manusia yang sudah bertumbuh. Komplek Q telah menghadapi banyak tantangan dan mengalami banyak perjuangan luar biasa selama perjalanan ini. Bisa dilihat kemajuan Komplek Q saat ini yang berkembang sangat pesat.

Baca Juga:  Aku dan Komplek Q

Sambutan yang kedua oleh ketua pondok, Reni Wahyuni. Menurutnya, Komplek Q dengan usia ke-34 ini masih bisa eksis di kalangan pondok pesantren. Harapannya, Komplek Q dapat terus menyumbang dan ikut andil dalam membangun negeri, sesuai dengan tema harlah tahun ini. Reni menambahkan bahwa peringatan harlah Komplek Q ini akan menjadi momen untuk muhasabah dan meningkatkan rasa syukur atas pencapaian kita. Dengan dedikasi para masyayikh, kita dapat mengaji dan belajar dengan tenang dan nyaman di pondok.

K.H. Kholid Arif Rozaq memberikan sambutan yang terakhir, yakni sambutan dari pengasuh sekaligus membuka jalannya rangkaian acara harlah untuk satu bulan ke depan. Beliau memaparkan mengenai makna diadakannya momentum harlah, yaitu sebagai pengingat bagi santri untuk senantiasa nguri-uri (melestarikan/red) peninggalan atau tradisi dari para masyayikh.

“Momentum harlah ini merupakan pengingat bagi kita semua bahwa ada “tanggung jawab” yang diberikan oleh para pendahulu, khususnya Bapak Warson rahimahullah,” pungkas beliau.

Dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbolis pembukaan rangkaian acara dalam rangka memperingati Harlah Komplek Q yang ke-34. Acara ditutup dengan doa kafarotul majlis.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga, memberikan kesehatan, dan melimpahkan keberkahan kepada kita sehingga seluruh rangkaian acara harlah dapat berjalan dengan lancar. Aamiin.

Oleh: Siti Shofia Latifah Azzahra

Foto: Dokumentasi Pribadi