Outing Class

Outing Class: Santri Riang, Mondok pun Senang

Diposting pada 33 views

(Selasa, 28 Juni 2022) Yayasan El Muna kembali mengadakan agenda Outing Class bersama pengasuh pondok pesantren Al Munawwir Komplek Q Krapyak Yogyakarta setelah sebelumnya terkendala oleh pandemi. Yayasan tersebut terdiri dari seluruh jajaran guru MI Tahfidz El Muna Q dan MTs Tahfidz El Muna Q serta para Pembimbing Madrasah Tahfidz Putri Anak (MTPA) dan Madrasah Tahfidz Putri Remaja (MTPR). Beberapa perwakilan dari Badan Pengurus Harian (BPH) Komplek Q juga turut mengikuti agenda tersebut. 

 

Pada agenda Outing Class kali ini, lokasi yang dipilih adalah Sindu Kusuma Edupark (SKE) yang berada di daerah Sleman Yogyakarta. Perjalanan dijadwalkan pada pukul 08.15 WIB dengan menggunakan 7 bus, sebelumnya masing-masing santri bersiap menuju lokasi dengan dibekali snack dan air mineral. Berangkat dari titik kumpul Lapangan Ali Maksum menuju Sindu Kusuma Edupark (SKE) menghabiskan waktu sekitar 40 menit. 

 

Setibanya di Sindu Kusuma Edupark (SKE), para santri langsung dikondisikan untuk berfoto bersama pengasuh, dilanjutkan dengan renang bersama. Para santri sangat antusias hingga menyita waktu kurang lebih satu setengah jam hanya untuk berenang dan main perosotan. Setelah itu, dilanjut dengan menjajal berbagai wahana yang ditawarkan di sana. Para santri yang dibekali uang saku Rp. 50.000 itu hanya diperbolehkan menaiki wahana maksimal seharga Rp. 15.000 guna efisiensi waktu dan sisanya untuk mencicipi jajanan yang tersedia di sana. 

Baca Juga:  Kisah Santri Angkatan Pertama MTPA (Madrasah Tahfidz Putri Anak-anak) Komplek Q Krapyak

Wahana yang paling diminati oleh para santri adalah Montor Tumbur (read: Bombom Car). Selain itu, wahana Cakra Manggilingan (read: Bianglala) yang digadang menjadi bianglala tertinggi kedua di Indonesia itu juga tak kalah mengasyikkan bagi kebanyakan santri. Tidak lama setelah para santri menjajal wahana, mereka bergegas menuju Food Court untuk mencicipi jajanan berupa Pop Mie dan beberapa minuman siap saji. 

 

Agenda yang menghabiskan waktu sekitar 3 setengah jam itu mendapat banyak kesan positif dari para santri, jajaran guru serta pembimbing. Acara tersebut juga diadakan sebagai ajang para santri, jajaran guru serta pembimbing untuk melepas penat setelah satu semester membersamai para santri. Agenda semacam ini akan rutin diadakan kurang lebih satu tahun dua kali. 

Oleh : Fitria Nur F O