Mbah Ali

Mbah Ali, Suri Tauladan Yang Tak Lekang Oleh Waktu

Diposting pada 396 views

KH. Ali Maksum atau yang sering kita dengar dengan sebutan Mbah Ali Maksum adalah sosok kyai yang terkenal dengan sifat kesederhanaannya. Mempunyai peran sebagai pengasuh pondok pesantren di Krapyak tidak menjadikan beliau lupa untuk tetap bersikap tawadhu’. 

Dari kehidupan dan keseharian KH. Ali Maksum, kita dapat menjadikannya sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap kezuhudan dan kesederhanaan Mbah Ali terlihat dalam kehidupan sehari-hari yang tampil apa adanya dan tidak terkesan hidup mewah. Tampak dari pakaian yang beliau kenakan, tempat tinggal, kendaraan sampai  makanan yang beliau dhahar

Tidak hanya itu, sikap tawadhu’ yang beliau miliki menjadikan hubungannya dengan para santri maupun alumni menjadi sangat dekat, layaknya seorang bapak kepada anaknya. Mbah Ali juga mempunyai pembawaan yang tenang, santun, bijaksana, lemah lembut, dan mudah bergaul. Sehingga menyebabkan siapa saja senang oleh beliau. 

Baca juga KH.R. Asnawi: Pemilik Akhlak Bijaksana

Kewibawaan, sikap terbuka, dan moderat yang Mbah Ali miliki juga merupakan hasil dari ajaran ayahanda beliau, yaitu KH. Maksum Lasem. KH. Maksum dalam ajarannya mengajak umat Islam untuk membina hubungan baik dengan sesama manusia. Sikap toleran yang tetap berpegang teguh pada prinsip keagamaan terwujud pada diri Mbah Ali Maksum sampai pada masa-masa penting dalam sejarah kehidupan beliau. 

Julious Pour, seorang wartawan Kompas yang mempunyai kedekatan dengan Mbah Ali mengatakan bahwa Kyai Ali Maksum merupakan pribadi yang memiliki sikap tegas dan tanggungjawab. Hal ini terbukti oleh Kyai Ali yang menduduki jabatan sebagai rois ‘am dan ketua tanfidziyah. KH. Sahal juga mengatakan bahwa beliau merupakan sosok yang harus diteladani, sosok muslim yang utuh di berbagai bidang agama. 

Baca Juga:  Imam Al Ghazali : Batu Asah Tumpul yang Selalu Menajamkan Sekitarnya
Baca juga Sebab Manusia Diangkat Derajatnya Oleh Allah

Tentunya, banyak sekali yang merasakan kehilangan ketika wafatnya beliau, baik itu dari keluarga, santri, alumni, dan masyarakat yang pernah bersosialisasi dengan beliau. Karena mereka memiliki kenangan tersendiri ketika bersama dengan Mbah Ali Maksum.

Masih banyak sekali sikap dan kepribadian KH. Ali Maksum yang belum dituliskan, semoga kita semua dapat menjadikannya sebagai suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari. 

Oleh: Iqna Isti’nafiyah

Sumber:

– KH. Ali Maksum: Ulama, Pesantren dan NU karya Ahmad Athoillah 

almunawwir.com 

Pictured by nu.or.id