Malam Kamis, 10 Oktober 2018, panggung krapyak penuh sesak oleh santri yang menyaksiskan malam kebudayaan yang masuk dalam serangkaian Road to Hari Santri 2018. acara ini dibuka oleh penampilan grup musik Sholawatan Emprak Jawi dari Pesantren Kali Opak. Selanjutnya acara dipandu oleh MC kocak Alit Jabang Bayi. Alit dan satu Lanjut membaca →
Al Munawwir Komplek Q
Maulid Nabi di Tengah Pandemi
Bulan sabit memancarkan sinarnya malu-malu. Hilal sudah terlihat meskipun tertutup mendung tipis-tipis, menandakan bergantinya bulan menurut perhitungan Qomariyah. Seluruh umat muslim berbahagia. Bagaimana tidak, pada hari ini, tepatnya mulai tadi malam kita telah memasuki bulan Rabi’ul Awwal. Meskipun bukan termasuk dalam kategori bulan-bulan yang dimuliakan dalam syari’at seperti bulan Muharram, Lanjut membaca →
Membumikan Ahlusunah Waljamaah
Polemik politik Ahlusunah Waljamaah bermula dari pemerintahan Khulafaur Rasyidin pada Khalifah Ali bin Abi Thalib. Polemik ini apabila ditarik garis panjang sejarahnya bermula dari Perang Jamal oleh Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan Sayyidah Aisyah, kemudian meletusnya fitnatul qubro, peperangan antara 100.000 tentara Khalifah Ali dengan 110.000 Muawiyyah bin Abu Lanjut membaca →
Menilik Kembali Urgensi Puasa
Ketika mendengar kata puasa, apa yang terbesit? Menahan lapar dan haus, merasa bahwa badan akan menjadi lemas, atau tidurnya orang puasa adalah ibadah? Pasti banyak hal yang terlintas. Namun, dari situlah kita perlu menilik kembali tentang hakikat puasa dan seberapa pentingnya puasa. Ustaz Maulidi dalam kitab qulhadihi sabilli menerangkan “berpuasa Lanjut membaca →
Tips Agar Disayang Allah
Setiap kali kita akan melakukan semua pekerjaan yang baik atau setiap ketika akan membaca ayat Allah, kita dianjurkan membaca satu ayat yaitu basmalah, bismillahirrahmanirrahiim. Dalam ayat tersebut sebenarnya sudah terkandung cara agar kita disayang Allah, yaitu kita selalu memulai segala sesuatu dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan juga nama Lanjut membaca →
Abah K.H Khusnan Mustofa Ghufron: Singa Putih Penjaga Rimba
K.H Khusnan Mustofa Ghufron merupakan sosok kyai yang tak bisa terpisahkan dari perjalanan organisasi Nahdlatul Ulama. Bagaimana tidak, beliau adalah ketua PBNU Lampung yang menjabat selama dua priode, yaitu tahun 1992-1997 dan 1992-2002. K.H Khusnan Mustofa Ghufron berasal dari Blitar, pindah ke Lampung mengikuti keluarganya pada tahun 1952. Ketika itu Lanjut membaca →
Alasan Mengapa Abrahah Menghancurkan Ka’bah
Mungkin tidak asing lagi mendengar peristiwa kelahiran Nabi Muhammad saw. dengan penyerangan ka’bah oleh penguasa Yaman, Abrahah. Ketika Abrahah ingin menghancurkan ka’bah, ia mengerahkan pasukannya dengan pasukan gajah sehingga dinamakan tahun gajah (‘aam fiil). Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada tahun 570 atau 571 Masehi. Abrahah semula adalah seorang perwira di Lanjut membaca →
Jalan Pulang*
Sepertiga malam yang tidak pernah basa-basi Pada langit-langit hitam tubuh ini terdiam Kepala menengadah, hati berkecamuk resah Lirih terdengar suara perempuan mengeja ayat demi ayat penuh harap Tubuh kami berlindung di bawah atap yang sama, Tangan kananku memegang kuas Sedang tangan kiriku memgang palet punuh cat dan berbekas Ku Lanjut membaca →
Hadanah Anak dan Suami Tidak Mencantumkan Permohonan Hak Hadanah Ketika Mengajukan Cerai Talak
Sumber review: Djamil Latif, Aneka Hukum Perceraian di Indonesia, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985). Supardi Mursalin, “Hak Hadhanah Setelah Perceraian (Pertimbangan Hak Asuh Bagi Ayah atau Ibu)”, MIZANI, vol. 25, No. 2, 2015, hlm. 60-69. Di zaman yang semakin berkembang, perceraian sudah menjadi hal yang lumrah di kalangan masyarakat saat ini. Lanjut membaca →
Aku ini Kenapa?
Aku ini kenapa? Shubuh. Berduyun sempoyong berjalan menuju tempat wudhu. Menganggut-nganggut kepala di rekaat akhirnya. Pengajian di mulai. Blas. Seketika sudah tak terdengar apa-apa. “Wallahu ‘alam bishshowab” ajaib membelakakan mata. makan, bercerita, tertawa. Tertawa, bercerita, makan. Sampai senja kala, membuatnya berduyun-duyun kembali. Mengantri. Berjama’ah kembali. Terkantuk-kantuk lagi. Mengaji lagi. Terkantuk-kantuk Lanjut membaca →










