Al Munawwir Komplek Q

Jumlah kasus virus corona seiring bertambahnya hari semakin bertambah banyak, di Indonesia sendiri, kasus yang sudah menyentuh 8.221 (24/4). Untuk itu, pemerintah mengajak masyarakat memaksimalkan ibadah puasa Ramadan di dalam rumah saja. Tidak sedikit dari kita yang merasa bosan dan jenuh dengan kegiatan yang itu-itu saja selama adanya himbauan untuk

Hari santri saat ini sungguh spesialCovid masih ingin bertamuThibbil Qulub menggaungMujahadah dan khataman makin melaju Media sosial ramai ucapanTwibbon berseliweran Status WhatsApp turut mengucapkan Selamat hari santri, semua online saat pandemi Dua puluh empat purnama yang lalu,Panggung Krapyak cantik jelitaLukman Hakim Saifuddin baca puisiKrapyak riuh orang berdatanganDzawin mementaskan komediPara santri

Syekh Bilal dalam diskusi panel Muktamar Pemikiran Santri dengan tema Pesantren, Women Ulama, and Social Trasformation : Challenges and Prospects memaparkan berbagai faktor melemahnya masyarakat Muslim di mata Barat. Menurut Syekh Bilal ada faktor internal dan eksternal yang menjadikan Islam moderat menjadi Islam yang begitu menakutkan. Beberapa faktor internal tersebut

Setinggi apapun aku terbang, tidak akan mencapai surga jika tidak shalat lima waktu. – Anonim Barangkali kita sudah tidak asing dengan kutipan di awal tulisan ini. Iya, betul. Tulisan itu bersumber dari sebuah gambar animasi dalam foto terakhir WhatsApp Capt Afwan, pilot dengan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak

Sabtu (13/9) Komplek Q mengadakan acara Ngaji Bencana dalam rangka Harlah ke 30 Komplek Q. Ngaji Bencana ini sebagai salah satu upaya edukasi kepada santri Komplek Q untuk bersikap dan tanggap dalam menghadapi bencana alam. Acara yang menarik sekali karena santri yang biasanya mengaji kitab, tetapi kaliini ngaji bencanadengan menghadirkan

Satu Muharam sebagai tanda pergantian tahun Hijriyah atau juga bertepatan dengan satu Suro bagi masyarakat, khususnya Jawa. Bukan sebuah kebetulan, tapi memang kalender Jawa yang mengacu penanggalan Hijriyah. Konon ceritanya penanggalan ini diterbitkan oleh Mas Rangsang atau lebih dikenal Sultan Hanyokrokusumo pada awal abad ke 17, tepatnya ia adalah raja

Imtihan Nishfusannah adalah program rutin Madrasah Salafiyah III (Masaga) sebagai upaya evaluasi santri di semester pertama tiap tahun ajaran. Imtihan biasanya dilaksanakan secara langsung/ luring di kelas. Namun karena masa pandemi belum usai, dan santri dikembalikan ke pondok secara bertahap, sehingga belum semua santri berada di pondok. Pandemi ini tidak

Selamat pagi mimpi Sengaja kuucapkan selamat pagi agar mataku segera terbuka Dan kembali pada kenyataan yang ada Agar pikiranku pun ikut terbangun Serta sadar, raga ini hidup dalam realitas bukan bias Mimpi adalah kunci untuk menakhlukkan dunia, katanya Tapi mewujudkannya adalah langkah pertama Mimpi tanpa aksi hanya akan berakhir menjadi

Pada saat bulan Ramadhan, orang yang berpuasa ataupun yang tidak berpuasa, termasuk diri kita sendiri menjadi lebih konsumtif. Seseorang bisa membelanjakan uangnya dalam jumlah yang sama dengan 2 atau 3 kali makan saat tidak berpuasa, yang artinya pengeluarannya menjadi 2 atau 3 kali lipat daripada biasanya. Seakan ada barang-barang yang

“Barangsiapa menghidupkan malam-malam lima, maka wajib masuk surga”  Di antara malam lima adalah malam nisfu Sya’ban. Ketahuilah, bahwa Sya’ban itu bulan yang agung, barokahnya besar, dan kebaikannya berlimpah. Sehingga jangan sampai melewatkan waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam untuk berbuat kebaikan. Tidak ada malam setelah lailatul qadr yang lebih