Puasa Nisfu Sya’ban: Arab, Latin dan Artinya

Diposting pada 47 views

Yang dimaksud puasa nisfu sya’ban adalah puasa Ayyamul Bidh. Puasa Nisfu Sya’ban adalah puasa sunnah di pertengahan bulan atau puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dilaksanan pada tiga hari pertengan bulan. Puasa Ayyamul Bidh ini dilaksanakan pada tanggal 13, 14, 15 di tiap-tiap bulan hijriah. Berdasarkan riwayat Abi Dzarr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنْ الشَّهْرِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Wahai Abu Dzarr, jika engkau ingin berpuasa tiga hari dari salah satu bulan, maka berpuasalah pada hari ketiga belas, empat belas, dan lima belas.

(Hadits Riwayat At Tirmidzi).

Tahun ini malam nisfu sya’ban akan jatuh pada malam Kamis, tanggal 9 April 2020. Bagi yang ingin puasa 3 hari (ayyamul bidh) di bulan sya’ban yaitu: tanggal 7, 8, dan 9 April 2020.

Hari pelaksanaan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh bulan April 2020 itu jatuh pada hari: Selasa, Rabu dan Kamis.

Niat puasa Sunnah bulan sya’ban:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta’ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban esok hari karena Allah Ta’ala.”

Ayyaamul bidh adalah bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari, sedangkan bidh artinya putih. Ayyaamul Bidh artinya adalah hari-hari putih di mana pada tanggal tersebut terjadi bulan purnama dengan sinar warna putih.

Puasa Sunnah Ayyamul Bidh adalah puasa tiga hari di pertengahan bulan. Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh ini, nilai amalannya sama dengan melaksanakan puasa sepanjang tahun.

Walahu a’lam semoga bermanfaat.

(Mukhlisin)

Sumber: http://bangkitmedia.com

Foto: Ganapathy Kumar on Unsplash

Baca Juga:  Pesantren Pelestari Ajaran Ahlu Sunnah Wal Jama’ah di Indonesia