Rabu sore (17/10), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Mantrijeron, Yogyakarta mendatangi PP Al-Munawwir Komplek Q untuk melakukan sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).  Gerakan yang berlangsung mulai tanggal 1 sampai 28 Oktober ini dimaksudkan untuk melibatkan partisipasi aktif masyarakat untuk memastikan data pemilih yang akurat. Dalam sosialisasi ini, Nur Buwono, Ketua PPK Mantrijeron , mengajak santri untuk melihat apakah nama santri yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih sudah terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Ada tiga cara yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Datang ke kantor kelurahan dengan membawa KTP atau KK kemudian lihat pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT).
  2. Cari pemilihan di www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id
  3. Download aplikasi mobile KPU RI PEMILU 2019.

Selain itu, beliau juga menghimbau agar santri menjadi pemilih yang cerdas, cermat, rasional dan selektif dalam memilih. Karena satu suara pemilih akan menentukan nasib negara lima tahun ke depan.

Mari kita lindungi hak pilih kita. Pemilih Berdaulat, Negara Kuat. (Axel)

1 Comment

  1. Dahulu, menurut orang tua, pemilu adalah hal sia2, tidak terbuka, tidak jelas. Siapapun yang jadi, apalagi tingkat legislasi, orang dulu tidak peduli. Lha wong yang jadi ndak di kenal juga. Sekarang pemilih lebih cerdas, bisa kenal dan memilih yang terbaik dari kandidat pemimpin. Jadi, menjadi pemilih yang dihargai pilihannya dan dilindungi hak nya adalah sebuah kemajuan pesat. Sukseskan.

Leave a Comment