Di tengah gerimis malam dan suara jangkrik dari belakang tempat jemuran, aku pertama kali jatuh dalam pelukan dunia yang asing namun hangat, ya benar dunia drama Korea. Awalnya emang bukan musiknya, bukan pula idolanya, melainkan kisah-kisah hidup yang terjalin dalam tiap episode. Terkadang membuatku terdiam dan merenung. Aku hanyalah penikmat Lanjut membaca →
Penulis: Divisi Media dan Publikasi
Idul Adha: Refleksi Diri dengan Kerelaan dan Pengorbanan
— Idul Adha tahun ini kalian kurban apa? Kambing, sapi, domba, atau kurban perasaan? Eh… Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati Idul Adha sebagai peristiwa sejarah penyembelihan hewan kurban. Diawali dengan dua hari penting yaitu hari Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah dan hari Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, Lanjut membaca →
Model Pembinaan Masyarakat Madinah Pasca Piagam Madinah
— Yatsrib, begitulah masyarakat menyebut kota mereka jauh sebelum dikenal dengan nama Madinah Al-Munawwaroh seperti sekarang ini. Kota ini menjadi saksi bisu terhadap transformasi politik besar-besaran yang terjadi setelah datangnya manusia agung, yakni Nabi Muhammad SAW. Tonggak penting dalam sejarah ini salah satunya adalah Piagam Madinah yang berperan sebagai asas-asas Lanjut membaca →
Tonggak Sejarah Baru MASAGA: Khataman Alfiyah Ibnu Malik dan Imrithi
— Krapyak, pagi hari yang cerah menjadi saksi bisu dari perjalanan panjang dan penuh makna. Pada tanggal yang cantik, Ahad 25 Mei 2025 Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menggelar acara Wisuda Madrasah Salafiyah 3 yang ke-25. Tak hanya wisuda kelulusan santri madrasah diniyah, tetapi diadakan juga khataman nadhom Alfiyah Ibnu Lanjut membaca →
Ingin Hidup Bahagia? Berikut Konsep Sederhananya
Kepengin hidup selalu bahagia syalala tralala? Konsepnya sederhana saja kok. Easy. Gampil. Beneran lho. Saestu. Tenan. Begini. Saat berdoa pada Allah dan terkabul, kita bersyukur. Saat belum juga terkabul, kita double syukur. Lho kok? Iya dong, berarti kan kita sedang menjalani kehendak-Nya. Bukankah kehendak-Nya pasti lebih baik dari kehendak kita. Lanjut membaca →
Halal Bi Halal 1446 H: Kembali Menjadi Manusia Yang Sebenarnya
Halal Bi Halal atau Syawalan merupakan tradisi umat muslim untuk merayakan suasana Idul Fitri yang di dalamnya dipenuhi perasaan saling memaafkan dan saling menyayangi. Begitu juga dengan Pondok Pesantren Al Munawwir Komplek Q yang kembali mengadakan acara Halal Bi Halal pada Senin, 14 April 2025. Acara ini dimulai dengan pembukaan, Lanjut membaca →
Puasa: Ibadah Jasmani dan Ruhani Zakat Berkaitan dengan Pangan, Halal, dan Sampah
Suasana awal Syawwal pagi ini di Krapyak terasa syahdu. Jalanan yang sejuk sisa dari hujan saat takbiran semalam. Keriuhan mempersiapkan diri berangkat sholat Idul Fitri ke Masjid Al-Munawwir, dan lalu lalang orang-orang yang berdatangan secara bertahap ke masjid megah itu. Tak seramai Krapyak pada hari-hari biasanya. Tapi inilah suasana yang Lanjut membaca →
Nuzulul Quran dan PKR: Selamat Bertemu Kembali!
Keberkahan menyelimuti malam 17 Ramadan 1446 di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q, ketika peringatan Nuzulul Quran digelar dengan penuh khidmat. Acara yang berlangsung di mushola barat ini menjadi momen refleksi para santri dalam mendalami makna turunnya Al-Quran sebagai mukjizat Rasulullah SAW. Acara peringatan Nuzulul Quran ini sekaligus menjadi acara penutupan Lanjut membaca →
Rela Menjomblo Sampai Akhir Hayat Demi Ilmu
Pernikahan dalam islam merupakan sesuatu yang dianjurkan oleh agama. Bahkan, oleh sebagian ulama fikih mengkategorikannya sebagai bentuk ibadah yang tujuannya meneruskan keturunan yang saleh, mempelajari agama Islam dari para leluhur dan menyampaikan pada generasi-generasi selanjutnya. Dalam syariat islam, menikah merupakan salah satu perintah yang ditekankan kepada orang-orang yang takut zina Lanjut membaca →
Bagaimana Kaifiyah Turunnya Al Qur’an?
Bagaimana Kaifiyah Turunnya Al Qur’an? Berbeda dengan 3 kitab samawi lainnya (Taurat, Zabur dan Injil) yang hanya diturunkan sekaligus secara keseluruhan, Al-Qur’an diturunkan dalam dua cara: Turun secara sekaligus dan keseluruhan. Tanzil pertama secara sekaligus. Allah menurunkan Al-Qur’an secara tertulis dalam lembaran-lembaran (alwah) dari Lauhul Mahfudz ke suatu tempat di Lanjut membaca →










