Ahad, (10/08/2025), meriahnya malam pentas seni sebagai puncak acara dari serangkaian kegiatan OSPEP 2025 dibawakan oleh Dwi Novita Rani dan Atina Silma Karimah sebagai master of ceremony dengan penuh suka cita selama acara berlangsung dan seluruh santri baru mengikuti acara dengan sangat antusias, Nur Hidayaturrohmah dan Khusnul Muthoharoh turut hadir Lanjut membaca →
Penulis: Divisi Media dan Publikasi
Dialog Aswaja: Santri dan Toleransi
Dalam rangka memperdalam pemahaman keislaman yang damai, santri baru OSPEP 2025 mengikuti Dialog Aswaja pada Sabtu (09/08/2025) pukul 19.00–20.00 WIB. Bersama dengan Kholisotun Niswah sebagai moderator dan narasumber acara malam ini adalah Dr. Laelatul Badriah, S.Pd.I., M.Pd., beliau membawakan tema “Santri dan Toleransi”, Beliau menegaskan bahwa Islam sejatinya adalah agama Lanjut membaca →
Seminar Tema & Motivasi : “Shine with Purpose, Walk with Values”
(09/08/2025) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q menggelar Seminar Tema dan Motivasi dalam rangka pelaksanaan Orientasi Studi dan Pengenalan Pesantren (OSPEP) 2025. Pada kesempatan kali ini, Komplek Q mengundang Prof. Dr. Yulia Nasrul Latifi, S. Ag., M. Hum. sebagai pembicara. Beliau adalah alumnus dari Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q yang saat Lanjut membaca →
OSPEP 2025 Komplek Q: Shine with Purpose, Walk with Values
(08/08/2025) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q, Krapyak, Yogyakarta kembali menyelenggarakan acara OSPEP. Kegiatan diikuti oleh 63 peserta yang dibagi menjadi delapan kelompok. Panitia mengadakan acara ini khusus bagi santri baru, sebagai langkah awal untuk pengenalan lingkungan Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak pada umumnya dan Komplek Q pada khususnya. Mengusung tema “Shine Lanjut membaca →
Dialog Sejarah: Napak Tilas Komplek Q
Jumat (08/08/2025) telah sukses diselanggarakanya “Dialog Sejarah Komplek Q” sebagai salah satu dari beberapa rangkaian OSPEP 2025. Acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan santri baru tampak semangat menyimak materi dari Bapak Dr. Moh. Thoifur sebagai narasumber dan Zuhaida Fathinatul Labibah sebagai moderator. Bapak Thoifur memperkenalkan sejarah Pondok Krapyak, Komplek Q Lanjut membaca →
Langkah Awal Harmoni: Pembukaan Muharroman 1447 H
(17/07/2025) Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak melaksanakan pembukaan kegiatan Muharroman 1447 H di halaman Masjid Al-Munawwir. Tema Muharroman tahun ini adalah “Ruang Kreasi, Jejak Harmoni”. Tema ini menunjukkan bahwa Muharroman tidak hanya menjadi wadah ekspresi kreativitas santri, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan antar santri. Pembukaan Muharroman 1447 Hijriah ini dihadiri Lanjut membaca →
Latihan Dasar Media: Makna yang Diungkap, Lewat Panca Indra yang Menangkap
Krapyak — Divisi Media dan Publikasi (DMP) Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek Q kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Media (LDM). Kegiatan ini dikhususkan untuk crew media sebagai tim pendukung yang aktif dan kreatif. Terdiri dari santri-santri terpilih, crew media berperan membantu DMP dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan pondok pesantren. Kerja sama ini bukan Lanjut membaca →
Hijrah Batin: Refleksi Kisah Nabi Nuh di 10 Muharram
Bulan Muharram tak hanya menjadi sebuah permulaan, penanda tahun baru dalam Islam (Tahun Hijriah), tapi juga waktu istimewa yang mengandung peristiwa yang dialami nabi-nabi terdahulu. Pada tanggal 10 Muharram, Allah menyelamatkan Nabi Nuh ‘alaihis salam dan para pengikut setianya dari banjir besar yang melanda bumi Perahu Nabi Nuh bukan Lanjut membaca →
Kanvas Ikhlas: Sebuah Lukisan yang Menggambarkan Keabadian
Dalam perjalanan hidup, kita seringkali dihadapkan dengan pilihan-pilihan sulit yang mau tidak mau kita harus memilih salah satu. Contohnya adalah ketika kita dihadapkan dengan pilihan antara melakukan sesuatu yang kita inginkan untuk kepentingan pribadi atau melakukan sesuatu demi kepentingan orang lain. Pernah nggak sih kalian melakukan sesuatu dengan tulus, tanpa Lanjut membaca →
Memo Panjang Sebuah Wejangan
Setiap manusia tentu saja punya nilai di setiap tutur katanya, banyak hal yang mengandung makna dalam setiap bait kata yang dilantunkan. Selayaknya nyanyian indah yang mengiri perjalanan mereka yang sudah usai, namun nyatanya perihal menuntut ilmu seharusnya tidak pernah menemui kata usai itu sendiri. Sebagaimana pesan yang dilantunkan oleh Gus Lanjut membaca →










